Jepang-Malaysia Fokus Amankan Jalur Hormuz & Malaka di Tengah Ketegangan
-
Kunjungan Anwar Ibrahim ke Jepang
Pars Today – Di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Asia Barat yang telah memperparah kekhawatiran tentang keamanan jalur transit energi, para pemimpin Jepang dan Malaysia di Tokyo, dengan fokus pada dua jalur strategis Hormuz dan Malaka, mengkaji cara-cara untuk memperkuat keamanan energi, stabilitas rantai pasokan, dan mengurangi risiko yang dihadapi oleh ekonomi-ekonomi Asia.
Menurut laporan IRNA Kamis (10/6), kantor berita Kyodo, seraya merilis berita ini, menambahkan: Berdasarkan pernyataan pejabat Jepang, diharapkan Ishiba dan Anwar Ibrahim akan berdialog tentang kekhawatiran seputar Selat Hormuz, jalur air vital untuk transit energi, mengenai jaminan ekspor berkelanjutan gas alam cair (LNG) ke Jepang dan penguatan rantai pasokan mineral penting.
Laporan ini menambahkan: Sanae Takaichi, Perdana Menteri Jepang, dan Anwar Ibrahim, Perdana Menteri Malaysia, dalam pembicaraan pada hari Kamis di Tokyo, akan fokus pada kerja sama yang lebih dalam di bidang-bidang terkait energi, karena Jepang, dalam menghadapi krisis Asia Barat (yang disebabkan oleh agresi AS dan rezim Zionis ke wilayah Iran), berupaya mendiversifikasi sumber pasokan energinya.
Kyodo melaporkan: Sementara itu, perluasan kerja sama pertahanan juga akan menjadi agenda KTT Tokyo, karena Jepang, dalam menghadapi peningkatan pengaruh regional Tiongkok, menginginkan visi kawasan yang bebas dan terbuka di kawasan Indo-Pasifik.
Menurut laporan ini, Malaysia adalah eksportir energi utama bagi Jepang yang kekurangan sumber daya alam, dan memasok sekitar 15 persen dari sumber LNG negara itu.
Sebagian besar minyak mentah yang diekspor ke Jepang juga melewati Selat Malaka, jalur perdagangan utama antara Malaysia dan Indonesia.
Menurut laporan "The Straits Times," Anwar Ibrahim hari ini, Kamis waktu setempat, disambut secara resmi di kantor Perdana Menteri Jepang, dan ini adalah kunjungan resmi pertamanya ke Jepang sejak menjabat posisi ini.
Ini adalah kunjungan resmi pertama Anwar Ibrahim ke Jepang sejak ia menjabat sebagai Perdana Menteri Malaysia kesepuluh pada November 2022, meskipun ia telah melakukan dua perjalanan kerja ke Jepang pada tahun 2023 dan 2024. (MF)