Israel Masih Tak Patuhi Gencatan Senjata; Lebanon Terus Diserang
-
Serangan Israel ke Lebanon
Pars Today – Dengan serangan rezim Zionis ke wilayah kota Nabatiyeh dan respons rudal Hizbullah, gelombang baru konflik di Lebanon selatan dimulai.
Menurut laporan Kantor Berita Mehr yang mengutip Al Mayadeen, militer rezim Zionis, meskipun ada pemberlakuan gencatan senjata di garis-garis ketegangan di kawasan sebagai hasil kesepahaman Iran dan AS, melakukan gelombang baru serangannya di wilayah Kfar Tebnit.
Sehubungan dengan itu, pesawat tempur rezim Zionis menargetkan pinggiran Kfar Tebnit di wilayah Nabatiyeh.
Koresponden Al Mayadeen di Lebanon selatan juga melaporkan bahwa pasukan Hizbullah, sebagai respons terhadap agresi rezim Zionis, menembakkan hujan rudal ke arah pusat konsentrasi para penjajah di sekitar Kfar Tebnit. Tentara Israel, bertentangan dengan komitmen AS dan rezim Zionis, berusaha maju di wilayah ini.
Di sisi lain, sumber-sumber Lebanon melaporkan bahwa sebuah helikopter militer rezim Zionis yang dikhususkan untuk mengangkut korban luka, beberapa menit yang lalu mendarat di wilayah Qal'at al-Shaqif di Lebanon selatan.
Peristiwa ini terjadi bersamaan dengan penerbangan helikopter militer rezim Zionis di atas wilayah tersebut. Hingga saat ini, rincian lebih lanjut tentang penyebab pendaratan helikopter ini dan jumlah korban luka yang mungkin terjadi belum dipublikasikan.
Saluran 14 televisi rezim Zionis, merujuk pada tujuan rezim Zionis untuk melanjutkan serangan ke Lebanon, mengakui bahwa Israel harus melanjutkan serangannya ke Lebanon untuk menggagalkan kesepakatan yang berhasil diraih oleh Iran dari Donald Trump, Presiden AS.
Sementara itu, Saluran 12 televisi rezim Zionis juga melaporkan tentang suasana kebingungan dan kekecewaan yang melanda para personel militer rezim ini yang ditempatkan di Lebanon.
Saluran ini menambahkan bahwa kemungkinan akan segera dikeluarkan perintah penarikan dari Lebanon untuk pasukan-pasukan ini. (MF)