Efek Positif Rekonsiliasi Jokowi-Prabowo, Rupiah Menguat
https://parstoday.ir/id/news/indonesia-i71875-efek_positif_rekonsiliasi_jokowi_prabowo_rupiah_menguat
Pertemuan rekonsiliasi antara Jokowi dan Prabowi memicu efek positif terhadap nilai tukar rupiah yang menguat di bawah Rp14 ribu per dolar Amerika Serikat pada pembukaan perdagangan Senin (15/7).
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Jul 15, 2019 05:51 Asia/Jakarta
  • Rupiah dan dolar
    Rupiah dan dolar

Pertemuan rekonsiliasi antara Jokowi dan Prabowi memicu efek positif terhadap nilai tukar rupiah yang menguat di bawah Rp14 ribu per dolar Amerika Serikat pada pembukaan perdagangan Senin (15/7).

Penguatannya mencapai 0,23% dari penutupan pekan kemarin. Pasar merespon positif pertemuan Presiden Terpilih Joko Widodo dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pada Sabtu lalu.

Rupiah dibuka menguat di posisi Rp13.993 per dolar AS dibanding penutupan akhir pekan lalu Rp14.008 per dolar AS. Hingga perdagangan pukul 08.30 WIB, rupiah terus bergerak menguat dan berada di posisi Rp13.973 per dolar AS.

Padahal mayoritas mata uang Asia justru bergerak melemah pada perdagangan pagi ini. Dolar Singapura melemah 0,07 persen, baht Thailand 0,03 persen, yuan China 0,15 persen, peso Filipina 0,02 persen, dolar Hong Kong 0,05 persen.

Pada saat yang sama, mata uang sejumlah negara maju juga bergerak melemah terhadap dolar AS. Poundsterling Inggris melemah 0,05 persen, dolar Australia melemah 0,006 persen, franc Swiss melemah 0,03 persen, sedangkan euro stagnan.

Namun, beberapa mata uang Asia berhasil menguat bersama Rupiah. Ringgit Malaysia menguat 0,11 persen, yen Jepang menguat 0,05 persen, dan won Korea menguat 0,02 persen.

Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra menjelaskan rupiah menguat pagi ini terutama didorong sentimen positif dari dalam negeri berupa rekonsiliasi antara Presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto. Keduanya bertemu pada Sabtu (13/7).

Selain sentimen dari dalam negeri, menurut dia, rencana Bank Sentral AS, The Federal Reserve memangkas suku bunga juga turut mempengaruhi. Wacana tersebut membuat dolar AS melemah terhadap sejumlah mata uang lainnya, termasuk rupiah.(PH)