Survei: Pemerintah Pusat Tanggap Tangani Covid-19
Sebuah survei yang dilakukan Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) menunjukkan, mayoritas masyarakat Indonesia menilai pemerintahan Jokowi tanggap dalam menangani virus corona.
Survei ini dilakukan SMRC pada 9-12 April 2020 terhadap 1200 responden yang diwawancarai melalui telepon yang dipilih secara acak, dengan margin of error 2,9 %. Hasilnya, 52% responden menganggap menilai pemerintah pusat cepat menangani pandemi corona.
Meskipun demikian terdapat perbedaan respons masyarakat di setiap provinsi. Sebanyak 61% warga Jawa Tengah dan 61% warga Jawa Timur memandang langkah pemerintah pusat cepat. Sementara, di Jawa Barat hanya 41% masyarakat yang menganggap pemerintah pusat bekerja cepat menangani Covid-19.
Mengenai kecepatan pemerintah provinsi, sebanyak 73% masyarakat Jawa Tengah, 68% masyarakat Jawa Timur dan 62% masyarakat DKI Jakarta memandang pemerintah provinsi bergerak cepat. Sebanyak 50% masyarakat di wilayah Banten dan 50% masyarakat di Sulawesi Selatan menilai pemerintah provinsi bergerak cepat dalam tangani corona.
Bersamaan dengan survei ini, muncul keraguan akan data kematian akibat virus corona Covid-19 yang dikeluarkan pemerintah pusat. Pakar epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (UI) dr Pandu Riono mengatakan ada kemungkinan angka kematian akibat corona saat ini jauh lebih besar dari yang dilaporkan. Menurut Pandu, kajian FKM UI menemukan ada faktor koreksi dari angka kematian akibat corona dengan angka 4,25, sehingga jumlah pasien Covid-19 yang meninggal sebenarnya 4,25 kali lebih besar dari yang dirilis pemerintah.(PH)