Velayati: Kebijakan Iran, Mewujudkan Persatuan Sunni-Syiah
Kepala Pusat Riset Strategis, Dewan Penentu Kebijakan Negara Iran menilai upaya memperkuat persatuan antara Syiah dan Sunni merupakan kebijakan penting Republik Islam Iran.
IRNA (30/5) melaporkan, Ali Akbar Velayati, Senin (30/5) dalam pertemuan dengan sejumlah tokoh dan ulama Ahlu Sunnah, Indonesia di Tehran menjelaskan bahwa kebijakan Iran adalah mewujudkan persatuan Sunni-Syiah.
Ia menuturkan, Iran mendukung setiap upaya untuk mempersatukan Muslimin dunia.
Velayati juga menyinggung soal kehadiran teroris Takfiri di negara-negara Muslim dan mengatakan, penguatan kelompok-kelompok teroris pada kenyataannya adalah upaya untuk menciptakan perpecahan di tengah Muslimin dan ini menguntungkan kubu imperialis.
Mereaksi sejumlah aksi anti-Syiah terbaru di Indonesia, Velayati menuturkan, rakyat Indonesia dengan kesadarannya mampu mengatasi upaya perpecahan ini dan hari ini fitnah Takfiri di Indonesia mengalami penurunan.
Kepala Pusat Riset Strategis, Dewan Penentu Kebijakan Negara Iran menjelaskan, kehadiran ulama dan tokoh-tokoh Ahlu Sunnah Indonesia di Iran dalam berbagai kesempatan, menjadi bukti ilmiah dan terang tentang persatuan Sunni-Syiah.
"Harapan Iran dari Indonesia sebagai negara Muslim terbesar dan pionir pendiri Gerakan Non-Blok, adalah, agar negara ini memainkan peran yang lebih penting dari sebelumnya dalam memajukan tujuan-tujuan Islam dan Muslimin. (HS)