Khatib Jumat Tehran: Kami Tolak Perundingan Tanpa Hasil !
https://parstoday.ir/id/news/iran-i108362-khatib_jumat_tehran_kami_tolak_perundingan_tanpa_hasil_!
Khatib Shalat Jumat Tehran, Ayatullah Sayid Ahmad Khatami mengatakan, "Kami akan hadir dalam negosiasi yang membuahkan hasil pencabutan semua sanksi, dan Iran Islami tidak akan menerima negosiasi destruktif."
(last modified 2026-01-11T09:54:06+00:00 )
Nov 05, 2021 20:41 Asia/Jakarta
  • Khatib Jumat Tehran: Kami Tolak Perundingan Tanpa Hasil !

Khatib Shalat Jumat Tehran, Ayatullah Sayid Ahmad Khatami mengatakan, "Kami akan hadir dalam negosiasi yang membuahkan hasil pencabutan semua sanksi, dan Iran Islami tidak akan menerima negosiasi destruktif."

Ayatullah Sayid Ahmad Khatami dalam khutbah Shalat Jumat di Universitas Tehran mengatakan, "Matilah Amerika adalah slogan penting bangsa Iran, karena AS memiliki rekam jejak hitam dalam pandangan bangsa Iran. Tangan Amerika Serikat memicu serangan Saddam ke Iran. Tiga hari sebelum serangan dilakukan, Brzezinski bertemu dengan Saddam,".

"Kelanjutan dari kejahatan dan permusuhan ini adalah pencurian minyak Iran oleh Amerika Serikat dalam beberapa hari terakhir. Itulah sebabnya, orang-orang meneriakan kematian untuk Amerika Serikat, " ujar Khatib Shalat Jumat Tehran.

Mengenai masalah negosiasi nuklir Wina, Sayid Ahmad Khatami menjelaskan, "Kami sedang dalam negosiasi saat ini yang akan menghasilkan pencabutan semua sanksi. Iran Islam tidak menerima negosiasi yang destruktif, dan kami memiliki kejelasan dalam negosiasi,".

Ayatullah Khatami juga menyinggung konspirasi AS melawan Iran, dengan mengatakan, "Amerika Serikat memusuhi rakyat Iran sejak Agustus 1332 Hs. Plot perang dan dukungan terus-menerus terhadap rezim Zionis di bawah semua presiden AS menjadi kebijakan utama mereka," tegasnya.

Menyinggung langkah sigap angkatan laut IRGC terhadap pasukan AS yang menjarah minyak Iran di Laut Oman, Sayid KHatami mengatakan, "Langkah ini ditujukan untuk mempermalukan AS, sekaligus menunjukkan bahwa AS dan tentaranya duduk di jaring laba-laba [yang rapuh]".(PH)