Larijani: Rudal-rudal Iran akan Benamkan Rezim Zionis Pada Tempatnya
Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran mengatakan: Rezim Zionis ingin menguasai kawasan, tetapi rudal-rudal Iran menempatkan rezim ini pada tempatnya.
Ali Larijani, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, pada hari Selasa setelah bertemu dengan Sultan Oman dalam wawancara dengan Kantor Berita IRIB (Radio dan Televisi Republik Islam Iran) menyatakan: Kami melakukan berbagai pembahasan dengan Sultan Oman di bidang ekonomi dan menekankan pada investasi serta penyelesaian persoalan-persoalan bersama.Menurut laporan Parstoday, Larijani menambahkan: Sultan Oman juga memiliki sikap yang jelas dan mendukung untuk perluasan kerja sama ekonomi antara Iran dan Oman.
Larijani juga, dengan merujuk pada pernyataan terkenal Imam Khomeini (ra) bahwa rezim Zionis adalah “tumor kanker kawasan”, menegaskan: Rezim Zionis ingin menguasai kawasan, tetapi rudal-rudal Iran menempatkan rezim ini pada tempatnya.
Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon: Revolusi Islam berdiri di sisi kaum tertindas dunia
Pada saat yang sama, Sheikh Naim Qassem, Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon, dalam مراسم peringatan Haji Ali Sahb, salah satu komandan perlawanan, menyatakan: Revolusi Islam Iran setelah kemenangan pada tahun 1979 berdiri di sisi kaum tertindas dunia, menghidupkan kembali perlawanan di kawasan, dan mengibarkan bendera Palestina untuk pembebasan.Sheikh Naim Qassem menambahkan: Iran tetap kokoh dan kuat, dan di bawah kepemimpinan Imam Khamenei, Pemimpin Revolusi Islam, terus melanjutkan kemajuannya dan insya Allah akan selalu menang.

Dampak lanjutan skandal Epstein
Setelah dipublikasikannya lebih dari tiga juta halaman dokumen terkait penyelidikan terhadap predator Jeffrey Epstein, jaringan CNN mengumumkan: Donald Trump, Presiden Amerika Serikat, pada pertengahan dekade 2000-an mengakui bahwa “semua orang mengetahui tentang perilaku buruk Epstein.”Pertanyaan mengenai apa yang diketahui Trump dan kapan ia mengetahui tentang Epstein dan kejahatan-kejahatannya, telah membayangi masa jabatan kedua kepresidenannya.
Komisaris pertahanan Eropa: Ketergantungan pada kemampuan strategis Amerika harus dikurangi
Dalam berita lain, Andrius Kubilius, Komisaris Pertahanan Uni Eropa, mengatakan bahwa Uni Eropa harus mengembangkan kemampuan militer strategisnya sendiri dan mengurangi ketergantungan pada Amerika Serikat.Kubilius menambahkan: Kemandirian Eropa dalam masalah pertahanan tidak berarti bertindak di luar NATO, dan penguatan kemampuan Eropa dalam kerangka aliansi militer ini akan memperkuat keamanan benua ini serta menjamin bahwa Uni Eropa dapat memenuhi harapan para mitra transatlantiknya.
Tiongkok: Setiap tindakan provokatif kaum separatis Taiwan akan menghadapi respons tegas
Pada bagian akhir, Jiang Bin, juru bicara Kementerian Pertahanan Tiongkok, mengatakan: Militer Tiongkok akan menghancurkan setiap kekuatan bersenjata separatis Taiwan yang berani memprovokasi dimulainya perang.Sebelumnya, surat kabar “Taiwan News” melaporkan bahwa angkatan bersenjata Taiwan berencana menempatkan sistem Amerika “HIMARS” di pulau-pulau terpencil Penghu dan Dongyin.(PH)