Mayjen Mousavi: Pertempuran dengan Iran akan Menjadi Pelajaran Berharga bagi Trump
https://parstoday.ir/id/news/world-i185496-mayjen_mousavi_pertempuran_dengan_iran_akan_menjadi_pelajaran_berharga_bagi_trump
Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran menyatakan bahwa Presiden AS Donald Trump harus menyadari bahwa jika ia memulai pertempuran dengan Iran, ia akan memasuki pertempuran yang penuh pelajaran yang akan membuatnya tidak lagi berani berteriak dan mengganggu di dunia.
(last modified 2026-02-16T05:10:31+00:00 )
Feb 16, 2026 16:04 Asia/Jakarta
  • Mayjen Mousavi: Pertempuran dengan Iran akan Menjadi Pelajaran Berharga bagi Trump

Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran menyatakan bahwa Presiden AS Donald Trump harus menyadari bahwa jika ia memulai pertempuran dengan Iran, ia akan memasuki pertempuran yang penuh pelajaran yang akan membuatnya tidak lagi berani berteriak dan mengganggu di dunia.

Mayor Jenderal Seyed Abdolrahim Mousavi, Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran, pada hari Senin bereaksi terhadap pernyataan terbaru Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Dalam pernyataannya, Jenderal Mousavi menegaskan bahwa ucapan presiden AS yang mengklaim sebagai negara adidaya tidak layak untuk seorang presiden dan terkesan sembrono.

Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran kemudian mengajukan pertanyaan: "Jika Trump berniat berperang, mengapa ia berbicara tentang negosiasi?" Ia menambahkan, "Trump harus tahu bahwa ia akan memasuki pertempuran yang penuh pelajaran, yang akibatnya akan membuatnya tidak akan pernah lagi berani berteriak dan mengganggu di dunia."

 

Der Spiegel: Negosiasi Pendanaan Ukraina dengan Aset Rusia Gagal

Di tengah berkecamuknya perang Rusia-Ukraina, majalah Jerman Der Spiegel melaporkan bahwa negosiasi antara negara-negara Eropa mengenai penggunaan aset Rusia yang dibekukan untuk membiayai Ukraina di sela-sela Konferensi Keamanan Munich tidak membuahkan hasil. Der Spiegel menambahkan bahwa Berlin sekali lagi gagal mendorong proposal penggunaan 90 miliar dolar dari aset keuangan Rusia yang diblokir untuk pembelian senjata lebih lanjut dari Amerika Serikat.

 

Warga Prancis Berdemo Tuntut Prancis Keluar dari Uni Eropa

Sementara itu, warga Prancis mengadakan demonstrasi di Paris menuntut negara mereka keluar dari Uni Eropa. Florian Philippot, pemimpin Partai Patriot Prancis, dalam demonstrasi tersebut menyatakan, "Saya berpikir selama kita masih berada di Uni Eropa dan NATO, kita tidak memiliki diplomasi yang sesungguhnya. Jadi semuanya hanya omong kosong belaka. Saya pikir kita benar-benar perlu berdialog dengan Rusia."

 

Aksi Perompakan Laut AS Berlanjut di Samudra Hindia

Melanjutkan aksi perompakan laut Amerika Serikat di Samudra Hindia, Kementerian Perang AS (Pentagon) mengumumkan penyitaan sebuah kapal tanker dengan dalih yang dibuat-buat. Dalam pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian Perang AS, disebutkan bahwa pasukan negara tersebut mencegat dan menyita kapal "Veronica 3".

Keputusan Baru Rezim Zionis untuk Melahap Tepi Barat

Sebagai penutup, kabinet keamanan rezim Zionis telah mengesahkan serangkaian keputusan untuk memperluas aneksasi lahan di Tepi Barat dan memfasilitasi pendudukan wilayah-wilayah tersebut. Di antara keputusan tersebut adalah pencabutan "Undang-Undang Yordania" yang melarang penjualan properti milik warga Palestina kepada warga Yahudi. Penghapusan kerahasiaan catatan pertanahan, pengalihan wewenang perencanaan dan konstruksi di wilayah Kota Al-Khalil (Hebron) kepada "Administrasi Sipil Israel", serta perluasan pengawasan dan pembongkaran rumah-rumah warga Palestina, merupakan ketentuan lain dari keputusan ini.(PH)