Rusia Kuasai 6% Produksi Minyak Iran, Target 12%
-
Pertemuan delegasi Iran dan Rusia
ParsToday - Direktur Jenderal Eropa, Amerika, dan Negara-Negara Persemakmuran Negara-Negara Merdeka (CIS) di Deputi Hubungan Internasional Kementerian Perminyakan Iran merujuk pada penyelenggaraan Komisi Bersama ke-19 Kerja Sama Ekonomi Iran-Rusia pekan ini, dan mengatakan perusahaan-perusahaan besar Rusia telah berinvestasi di tujuh ladang minyak Iran. Sekitar enam persen produksi minyak negara ini dilakukan oleh perusahaan-perusahaan Rusia, dan target peningkatan pangsa ini menjadi 12 persen.
Melaporkan dari IRNA, Senin, 16 Februari 2026, Mostafa Barzegar dalam wawancara televisi mengumumkan dimulainya Komisi Bersama ke-19 Kerja Sama Ekonomi Iran-Rusia pekan ini. Ia mengatakan acara tiga hari ini akan dihadiri pejabat tinggi kedua negara dan bertujuan mengembangkan kerja sama di bidang energi, pertanian, transportasi, dan perdagangan.
Ia menyatakan bahwa upacara pembukaan acara ini dimulai hari ini dengan dihadiri Wakil Menteri Perminyakan. Ia menambahkan bahwa dalam dua hari pertama, pertemuan-pertemuan teknis akan berlangsung. Sore ini Menteri Energi Rusia bersama delegasi tingkat tinggi akan tiba di Iran dan sebagai ketua komisi bersama akan mengadakan pertemuan dengan pejabat tinggi negara. Pada hari terakhir, dokumen final pertemuan akan disusun dan ditandatangani, dan beberapa dokumen pendukung juga akan ditandatangani di sela-sela komisi.
Barzegar merujuk pada penyelenggaraan Komisi ke-18 pada bulan April lalu di Moskow dan mengatakan Komisi ke-19 diselenggarakan dengan jarak sekitar 10 bulan, sementara komisi-komisi ini biasanya diadakan setiap tahun. Mengingat pentingnya isu-isu antara kedua negara, tekad pejabat tinggi untuk mengembangkan kerja sama di semua bidang, dan urgensi pengambilan keputusan mengenai pembentukan kegiatan baru, komisi ini diadakan lebih cepat dari jadwal biasa.
Progres Kesepakatan 75 Persen
Direktur Jenderal Eropa, Amerika, dan CIS di Deputi Hubungan Internasional Kementerian Perminyakan melanjutkan bahwa dalam Komisi ke-18, 193 butir disepakati kedua pihak yang menstrukturkan kegiatan kedua negara. Dari jumlah tersebut, lebih dari 75 persen kegiatan telah dilaksanakan atau diselesaikan. Beberapa kasus lainnya, setelah mengatasi hambatan hukum, memerlukan pengesahan di parlemen.
Merujuk pada bidang-bidang kerja sama kedua negara, ia menegaskan bahwa di sektor pertanian terdapat kerja sama baik dengan Rusia, dan dalam hal impor-ekspor produk pertanian serta barang-barang kebutuhan pokok, terjadi pertumbuhan signifikan dibanding tahun lalu.
Barzegar menyebut sektor minyak dan gas sebagai salah satu poros penting kerja sama lainnya, dan mengatakan perusahaan-perusahaan besar Rusia telah berinvestasi di tujuh ladang minyak Iran. Saat ini sekitar enam persen produksi minyak negara ini dilakukan oleh perusahaan-perusahaan Rusia, dan target peningkatan pangsa ini menjadi 12 persen.
25 Miliar Dolar untuk Pembangunan PLTN Baru dan Skala Kecil
Ia juga merujuk pada kerja sama nuklir dan menambahkan bahwa dalam fase pertama, Rusia telah melakukan investasi, dan fase kedua serta ketiga sedang dalam proses. Sebuah nota kesepahaman senilai 25 miliar dolar telah ditandatangani untuk pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir baru dan skala kecil di wilayah Sirik, serta pembangunan pembangkit listrik. Mengingat lima tahun telah berlalu sejak dimulainya proyek, diperlukan penetapan keputusan dalam komisi ini.
Target Impor Gas 55 Miliar Meter Kubik dari Rusia pada Fase Pertama
Direktur Jenderal Eropa, Amerika, dan CIS di Deputi Hubungan Internasional Kementerian Perminyakan mengenai impor gas dari Rusia menyatakan bahwa dalam fase pertama, impor tahunan sebesar 55 miliar meter kubik gas ditargetkan, dan pada fase kedua juga direncanakan 55 miliar meter kubik tambahan. Impor listrik dari Rusia melalui Azerbaijan juga sedang dalam agenda.
Target Perdagangan 20 Miliar Dolar dengan Rusia
Ia menyebut infrastruktur transportasi sebagai salah satu tantangan terpenting, dan mengatakan Koridor Utara-Selatan dianggap sebagai jalur penting pengembangan kerja sama. Saat ini, karena belum selesainya jalur kereta api Rasht-Astara, sebagian besar transit dilakukan melalui jalan darat, sementara kapasitas kereta api dan laut juga dapat dimanfaatkan, dan upaya-upaya sedang dilakukan di bidang ini.
Barzegar di akhir, seraya menyatakan bahwa Iran memiliki sekitar 50 komisi bersama aktif dengan berbagai negara, mengatakan volume perdagangan Iran-Rusia saat ini sekitar 5 miliar dolar. Mengingat hubungan strategis dan bersahabat kedua negara, angka ini masih jauh dari tingkat yang diinginkan. Target yang ditetapkan adalah mencapai volume perdagangan 20 miliar dolar per tahun dalam jangka pendek.(sl)