Jumlah Varian Omicron di Iran Bertambah Jadi 26 Kasus
Kepala Pusat Pengendalian Penyakit Menular di Kementerian Kesehatan Iran, mengatakan jumlah terkonfirmasi Omicron di Iran telah mencapai 26 kasus.
Mohammad Mehdi Gouya menuturkan pada konferensi pers di Tehran, Senin (27/12/2021) bahwa varian Omicron menyebar dengan sangat cepat. Banyak negara telah melaporkan kasus Omicron, dan varian ini juga ditemukan di Iran.
"Suntikan dua dosis vaksin Covid-19 tidak mengurangi kemungkinan terkena Omicron dan vaksin dosis ketiga harus diberikan," tambahnya seperti dilansir IRNA.
Pada 26 November, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan varian Omicron sebagai jenis virus Corona kelima yang paling mengkhawatirkan.
Varian baru ini pertama kali ditemukan di Afrika Selatan dan sekarang telah menyebar di hampir 100 negara dunia. (RM)