Sistem Raad: Capaian Besar IRGC di Bidang Pertahanan Udara
https://parstoday.ir/id/news/iran-i188936-sistem_raad_capaian_besar_irgc_di_bidang_pertahanan_udara
Pars Today - Sistem Raad (Raad Air Defense System) adalah pengembangan signifikan dari kekuatan pertahanan udara Iran.
(last modified 2026-04-25T08:41:02+00:00 )
Apr 25, 2026 15:37 Asia/Jakarta
  • Sistem Raad
    Sistem Raad

Pars Today - Sistem Raad (Raad Air Defense System) adalah pengembangan signifikan dari kekuatan pertahanan udara Iran.

Menurut laporan Pars Today, Sistem Rudal Pertahanan Udara Raad (Raad Air Defense System) merupakan sistem buatan dalam negeri untuk kelas menengah. Operatornya adalah Pasukan Dirgantara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC ASF), di mana statusnya aktif dan masih terus dikembangkan.

A. GAMBARAN UMUM & SEJARAH

Sistem Raad (yang berarti "Guruh" dalam bahasa Persia) adalah aset pertahanan udara jarak menengah yang dirancang dan diproduksi sepenuhnya oleh industri pertahanan dalam negeri Iran. Sistem ini merupakan jawaban dari tantangan embargo senjata dan untuk memenuhi kebutuhan akan sistem pertahanan titik (point defence) yang mobile.

Pertama Kali Diperkenalkan

Nama sistem ini pertama kali disebut dalam konferensi pers pada September 2012. Komandan IRGC saat itu, Mayor Jenderal Mohammad Ali Jafari, menyebutkan keberadaan rudal dengan jangkauan 50 km.

Ungkap Pertama Kali (Raad-1): Sistem ini secara resmi dipertontonkan kepada publik pada 21 September 2012, dalam rangkaian perayaan Pekan Suci Pertahanan di Tehran.

Evolusi (Raad-2): Versi yang lebih maju, Raad-2, pertama kali dipamerkan pada 22 September 2014. Sistem ini mengakomodasi peningkatan pada rudal dan sensor.

B. SPESIFIKASI TEKNIS & PERSENJATAAN

Raad-1 (Versi Awal)

Peran: Pertahanan udara jarak menengah, ketinggian sedang.

Rudal:

Taer 1: Jangkauan ~50 km.

 

Taer 2: Jangkauan diperpanjang hingga 105 km.

Rudal ini memiliki hulu ledak fragmentasi dengan fuze pendekatan.

Sayyad 2: Jangkauan 75 km.

Ketinggian Engagement: Mampu mencapai target hingga ketinggian 27 km (70.000 kaki).

Platform (TEL): Dipasang di atas kendaraan 6 roda . Kendaraan ini membawa 3 tabung rudal yang siap luncur, dengan kemampuan putaran 360 derajat dan elevasi tinggi .

Radar: Sistem ini menggunakan setidaknya dua radar pelacak (S-111 dan S-311) yang juga dikembangkan di dalam negeri. Radarnya bersifat mobile sehingga sulit dideteksi.

Raad-2 (Versi Upgrade)

Perbedaan Utama: Diluncurkan pada 2014 sebagai upgrade komprehensif dari varian awal.

Platform TEL: Berbeda dengan Raad-1, Raad-2 dipasang di atas truk Iveco yang lebih modern dan memiliki mobilitas tinggi .

Rudal: Masih menggunakan rudal dari keluarga Taer, tetapi khusus untuk Raad-2 menggunakan varian "Ta'r 2-A" yang merupakan rudal yang lebih baru dan telah di-upgrade. Kendaraan ini juga membawa 3 rudal.

Sistem Penginderaan: Ini adalah lompatan besar. Raad-2 mengintegrasikan sistem elektro-optik (EO) jarak jauh yang ditempatkan di kendaraan terpisah. Ini memberinya kemampuan "Lock-on Before Launch" (LOBL) dan membuatnya kebal terhadap jamming elektronik yang kuat.

Mission Profile (Kesamaan Raad-1 & Raad-2):

Destinasi utama adalah untuk menetralisir:

Pesawat tempur taktis dan strategis (terutama jet tempur AS).

Helikopter serang.

Drone & UAV.

Rudal jelajah.

C. KESIMPULAN & ANALISIS

Sistem Ra'd adalah pernyataan "tidak peduli" Iran terhadap tekanan teknologi Barat.

Dengan mengadopsi pendekatan adaptif (meniru konsep Buk Rusia tetapi dengan pengembangan internal), IRGC berhasil melompati tahap "hanya bisa menembak" ke tahap "bisa memilih target berdasarkan situasi".

Evolusi yang Cerdas: Fakta bahwa mereka meng-upgrade rudal Taer menjadi varian "-A" dan platform TEL-nya, menandakan adanya continuous improvement, sebuah konsep yang sulit dihentikan oleh sanksi.

Electronic Warfare (EW) Readiness: Dengan menambahkan sensor pasif (EO) versi jarak jauh pada varian Raad-2, IRGC mengakui bahwa spektrum elektromagnetik akan menjadi medan pertempuran pertama. Sementara sistem lawan berteriak mencari target dengan radar, Raad-2 bisa membisu sambil membidik panas mesin jet di ufuk timur.

Untuk Melawan AS: Pernyataan Syahid Jenderal Haji Zadeh bahwa rudal ini dibuat "khusus untuk pesawat Amerika" bukanlah gertakan. Ini adalah definisi target bagi para pengembang dan operatornya.

Dengan gambaran ini, Raad bukanlah "penyamaran" SA-11 Buk. Ini adalah transformasi interpretasi logistik Iran terhadap doktrin musuh. IRGC telah membangun kuping untuk mendengar, mata untuk melihat, dan tangan untuk menghajar, dengan komponen yang 100% buatan pasar gelap/gudang dalam negeri. Mereka tidak lagi menunggu apa yang akan dikirim Rusia. Mereka sedang mempersenjatai "zona eksklusi" mereka sendiri.(sl)