Harian Zionis: Situasi Israel Lebih Buruk dari Sebelum Perang Ramadan
-
PM Zionis Benjamin Netanyahu
Pars Today - Sebuah harian Zionis melaporkan bahwa situasi rezim pendudukan di semua front lebih buruk dibandingkan periode sebelum Perang Ramadan.
Melaporkan dari Pars Today, Sabtu, 25 April 2026, harian Maariv menyatakan bahwa situasi rezim pendudukan di semua front lebih buruk dari sebelumnya, merujuk pada tantangan yang dihadapi militer dan kebingungan pejabat militer senior dalam menghadapi perkembangan pasca-agresi gabungan dengan AS terhadap Iran.
Maariv menulis bahwa pernyataan kontradiktif Donald Trump telah menyebabkan kekacauan dan kebingungan di antara para perwira militer Israel. Situasinya sangat kompleks, karena para komandan militer tidak tahu ke mana arah kebijakan ke depan.
Pejabat senior militer Israel tidak memiliki solusi untuk menyikapi posisi Trump yang berubah setiap saat. Fluktuasi konstan ini, menurut Maariv, telah mempersulit perencanaan militer dan strategis.
Surat kabar Israel sendiri yang mengakui: situasi mereka lebih buruk dari sebelum perang. Ini bukan propaganda Iran; ini adalah introspeksi pahit dari dalam.
"Kebingungan" dan "kekacauan" adalah kata kunci di sini. Militer yang biasanya terlatih dan terstruktur kini tidak tahu arah karena komandan tertinggi mereka, Trump, terus-menerus mengubah narasi. Ketika sekutu paling kuat tidak bisa diandalkan, perencanaan strategis menjadi mustahil.(sl)