Presiden Terpilih Iran: Kami Ulurkan Tangan Persahabatan ke Negara-Negara Arab
https://parstoday.ir/id/news/iran-i166526-presiden_terpilih_iran_kami_ulurkan_tangan_persahabatan_ke_negara_negara_arab
Parstoday – Presiden terpilih Iran, dalam catatannya di salah satu media berbahasa Arab, mengumumkan kesiapan Republik Islam Iran, untuk menjalin kerja sama konstruktif dan dinamis dengan negara-negara Arab.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jul 11, 2024 13:28 Asia/Jakarta
  • Presiden terpilih Iran Masoud Pezeshkian
    Presiden terpilih Iran Masoud Pezeshkian

Parstoday – Presiden terpilih Iran, dalam catatannya di salah satu media berbahasa Arab, mengumumkan kesiapan Republik Islam Iran, untuk menjalin kerja sama konstruktif dan dinamis dengan negara-negara Arab.

Masoud Pezeshkian, dalam artikelnya yang dimuat surat kabar transregional Al Araby Al Jadeed, kepada bangsa-bangsa dan pemerintah Arab, menegaskan upayanya untuk melakukan dialog konstruktif, dan memperkuat kerja sama regional.
 
Dalam catatannya yang diberi judul, "Bersama untuk Kawasan yang Kuat dan Sejahtera", Pezeshkian, menjelaskan, "Dialog yang mendalam, konstruktif dan terarah dengan maksud untuk membuka peluang kerja sama di berbagai bidang, adalah satu-satunya jalan mengatasi tantangan-tantangan yang ada."
 
Isi Lengkap Catatan Khusus Presiden Terpilih Iran di Al Araby Al Jadeed sebagai berikut,
 
Saya yang memikul tanggung jawab sebagai Presiden Republik Islam Iran, atas suara rakyat, di awal masa tugas, saya ingin berbicara dengan saudara dan saudari serta tetangga saya di kawasan, untuk bersama-sama melangkah di jalan dialog, dan memperkuat kerja sama serta solidaritas di antara bangsa-bangsa dan pemerintah negara-negara kawasan.
 
Ajaran abadi Al Quran, "واعتصموا بحبل الله جمیعا ولا تفرقوا" dan "تعاونوا علی البر والتقوی و لاتعاونوا علی الاثم و العدوان" serta sabda Rasulullah SAW, "الله الله فی جیرانکم" dan pesan Imam Ali as, "سل عن الجار قبل الدار" menjadi prinsip yang membimbing kita.
 
Kita hidup di satu wilayah geografis yang sama, dan untuk mewujudkan kehidupan ideal yang dicita-citakan Islam dan seluruh agama langit, kita harus bahu membahu, dan dengan bertumpu pada kekuatan logika, bukan logika kekuatan, dan dengan menggunakan komponen-komponen kekuatan nasional, terutama dukungan rakyat masing-masing negara, dan kekuatan aktif umat Islam, kita harus membangun struktur kawasan yang kuat.
 
Selama kita belum solid di kawasan, dan tidak bekerja sama untuk memanfaatkan secara benar nikmat-nikmat anugerah Tuhan, dan posisi geopolitik luar biasa, serta tidak membuka peluang pertumbuhan dan pembangunan masyarakat kawasan, maka proyek-proyek terpisah untuk kemajuan negara-negara kawasan tidak akan bisa meraih keberhasilan signifikan.
 
Dialog mendalam dan terarah dengan maksud untuk menciptakan konsolidasi regional, dan kerja sama di berbagai bidang, adalah satu-satunya jalan bagi kita untuk mengatasi tantangan dan turbulensi yang ada saat ini, dan untuk mewujudkan stabilitas serta keamanan yang kokoh, dan membuka kesempatan masyarakat kawasan untuk menikmati aset dan kekayaan miliknya. Saya di awal masa tugas saya, untuk meraih tujuan ini dan untuk melakukan gerakan nyata serta serius di jalan kerja sama, akan mengulurkan tangan persahabatan dan persaudaraan kepada semua tetangga, dan negara-negara kawasan.
 
Iran, dan negara-negara Arab dan Muslim tetangganya, memiliki kesamaan pandangan dan kepentingan di banyak masalah internasional dan regional. Kita semua menentang monopoli pengambilan keputusan glolal oleh beberapa kekuatan tertentu. Kita semua menentang pembagian dunia dan polarisasi berdasarkan kepentingan kekuatan-kekuatan besar. Kita semua menuntut diterimanya keragaman budaya dan penghapusan diskriminasi serta penghormatan terhadap nilai-nilai agama umat Islam, di masyarakat-masyarakat lain, dan di lembaga-lembaga hukum serta internasional. Kita semua punya tanggung jawab dan kepentingan yang sama untuk mengalahkan Islamfobia.
 
Pengobatan luka lama akibat pendudukan Palestina, dan penyelesaian masalah itu adalah kita semua. Republik Islam Iran, dengan menghormati perlawanan rakyat dan kelompok Palestina di Gaza yang melegenda terhadap agresi brutal Rezim Zionis, meyakini bahwa untuk mewujudkan perdamaian dan stabilitas kawasan, hak perlawanan total rakyat Palestina, untuk terbebas dari penjajahan dan jaminan hukum alami serta asasi rakyat Palestina, terutama terkait kemerdekaan dan hak menentukan nasib sendiri, harus diakui secara resmi, dan dengan membantu rakyat Palestina, penjajahan, diskriminasi ras, dan genosida serta terorisme negara Rezim Zionis harus diakhiri.
 
Terorisme dan ekstremisme adalah penderitaan kita bersama, dan penyembuhan total penderitaan itu membutuhkan kerja sama. Konfrontasi militer di antara negara-negara kawasan harus diakhiri berdasarkan hak, keadilan dan hak-hak legal bangsa-bangsa, dan krisis-krisis internal harus diselesaikan secara damai. Berlanjutnya krisis-krisis dan konflik internal di kawasan, hanya akan menguntungkan Rezim Israel, dan kekuatan-kekuatan asing.
 
Bangsa-bangsa kawasan layak mendapatkan kemajuan ekonomi dan kesejahteraan sosial, dan pemerintah negara-negara kawasan harus saling membantu untuk meraih kemajuan. Iran siap berpartisipasi dalam proyek-proyek pengembangan ekonomi dan pembangunan infrastruktur sipil, serta koridor-koridor transportasi di negara-negara tetangga, dan sebaliknya siap melibatkan negara-negara tetangga dalam koridor-koridor utara-selatan, dan timur-barat, di wilayah geografis negara ini.
 
Republik Islam Iran, menganggap kekuatan negara-negara tetangga sebagai kekuatannya sendiri, dan percaya bahwa pemberdayaan negara-negara tetangga tidak boleh dilakukan masing-masing. Prioritas utama kebijakan luar negeri Iran, adalah memperluas kerja sama dengan negara-negara tetangga, dan pemerintah baru akan berusaha menjaga dan meningkatkan strategi pemerintah saat ini dalam rangka mempererat hubungan dengan negara-negara tetangga, jika kerja sama aktif dan dua arah terjadi di antara negara-negara kawasan, maka hubungan bilateral dengan mereka yang berlandaskan penghormatan dua arah atas kedaulatan nasional dan integritas teritorial masing-masing, dapat ditingkatkan. (HS)