Peringatan Hari Ayah di Berbagai Negara Berkat Upaya Konsuler Budaya Iran
https://parstoday.ir/id/news/iran-i170840-peringatan_hari_ayah_di_berbagai_negara_berkat_upaya_konsuler_budaya_iran
Acara memperingati "Hari Ayah" diadakan di beberapa negara yang bertepatan dengan hari kelahiran Sayidina Ali berkat upaya para duta besar Iran dan konsuler budayanya.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jan 16, 2025 08:31 Asia/Jakarta
  • Peringatan Hari Ayah di Berbagai Negara Berkat Upaya Konsuler Budaya Iran

Acara memperingati "Hari Ayah" diadakan di beberapa negara yang bertepatan dengan hari kelahiran Sayidina Ali berkat upaya para duta besar Iran dan konsuler budayanya.

Hari Ayah dirayakan pada tanggal yang berbeda di berbagai belahan dunia. Di banyak negara, hari ini dirayakan pada hari Minggu ketiga bulan Juni, tetapi di Iran, hari kelahiran Imam Ali dikenal sebagai "Hari Pria dan Hari Ayah", dan keluarga-keluarga Iran berkumpul bersama dan memberikan hadiah kepada ayah mereka yang merayakan hari mereka.

Parstoday melaporkan, pada kesempatan ini para duta besar dan konsuler budaya Republik Islam Iran mengadakan perayaan di Turkmenistan, Turki, Bosnia dan Herzegovina, dan Zimbabwe untuk menghormati hari ayah.

Ali Mojtaba Roozbahani, Duta Besar Iran untuk Turkmenistan dalam sebuah upacara peringatan hari ayah mengatakan, “Hari Ayah adalah hari untuk merenungkan usaha, penderitaan, pengorbanan diri, dan pengorbanan para ayah dalam masyarakat, dan hari untuk mengenang jasa-jasa para ayah di masa lalu dan masa kini".

"Untuk menghormati status dan menghargai usaha serta menghapus debu kelelahan dari wajah para ayah. Penderitaan dan kasih sayang seorang ayah dan hari-hari menyaksikan senyum indah sang ayah dan mengenang menjadi seorang ayah, bersama sang ayah, dan menjadi ayah" tegasnya.

Seyyed Qasem Nazemi, Konsuler Budaya Iran di Turki, juga berbicara pada peringatan Hari Ayah di Ankara, dengan mengucapkan selamat atas kelahiran Imam Ali dan menghormati status seorang ayah, serta menjelaskan posisi pentingnya Imam Ali  di antara kaum Sunni di Turki, dan sebagian lagi merujuk pada syair-syair dan pidato para penyair Turki ternama serta ketertarikan mereka pada Amirul Mukminin.

Selain itu, perayaan hari lahir Imam Ali ( juga digelar di hadapan para pecinta Ahl al-Bayt (AS) di Masjid Al-Muhammad  di Harare, ibu kota Zimbabwe, dan Hamid Bakhtiar, konsuler budaya Iran di Zimbabwe menekankan pentingnya mengikuti teladan Imam Ali dalam kehidupan sehari-hari dan mengajak hadirin untuk meneladani Sayidina Ali bin Abi Talib.

Upacara peringatan hari lahir Imam Ali sekaligus penghormatan kepada ayah digelar di Sarajevo, ibu kota Bosnia dan Herzegovina, dengan dihadiri warga Iran dan warga Bosnia pecinta madzhab Ahlul Bait.

Acara tersebut diselenggarakan oleh Yayasan Mulla Sadra. Direktur Yayasan Mulla Sadra, Hojjatul Islam Qubad Soleimani, hadir dalam upacara tersebut dan menyatakan bahwa keberadaan Amirul Mukminin adalah contoh bagi umat manusia dari sudut dan dimensi yang berbeda.(PH)