Imam Khamenei: Kawan Bangga dengan Kekuatan Pertahanan Iran, Musuh Takut
https://parstoday.ir/id/news/iran-i171490-imam_khamenei_kawan_bangga_dengan_kekuatan_pertahanan_iran_musuh_takut
Parstoday – Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran atau Rahbar, menekankan kelanjutan inovatif dalam kemajuan di sektor pertahanan, dan menyebut pawai HUT Revolusi Islam Iran tahun ini sebagai kebangkitan rakyat dan gerakan besar nasional.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Feb 13, 2025 10:38 Asia/Jakarta
  • Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah Khamenei
    Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah Khamenei

Parstoday – Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran atau Rahbar, menekankan kelanjutan inovatif dalam kemajuan di sektor pertahanan, dan menyebut pawai HUT Revolusi Islam Iran tahun ini sebagai kebangkitan rakyat dan gerakan besar nasional.

Ayatullah Sayid Ali Khamenei, Rabu (12/2/2025) mengatakan rakyat Iran, turun ke jalan untuk merayakan HUT Revolusi Islam Iran ke-46 di tengah bombardir media musuh, dan beliau mengucapkan terimakasih kepada rakyat Iran.
 
Rahbar menuturkan, “Rakyat Iran, meneriakkan persatuan mereka, dan menunjukkan identitas, kepribadian, kemampuan, dan resistansinya di hadapan ancaman-ancaman musuh yang dilakukan terus menerus.
 
Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, hari ini bertemu dengan para ilmuwan, pejabat, dan para ahli industri pertahanan, dan dalam pertemuan ini menilai masalah melindungi rakyat dan keamanan negara sebagai hal yang sangat urgen.
 
“Kekuatan pertahanan Iran, hari ini dikenal luas di dunia, kawan-kawan revolusi bangga dengannya, sementara musuh takut, dan realitas ini sangat penting bagi sebuah negara,” ujarnya.
 
Ayatullah Khamenei, juga menyinggung masa ketika adidaya dunia tidak mau menjual produk-produk pertahanan ke Iran, bahkan dengan harga yang sudah dinaikkan beberapa kali lipat.
 
Ia menerangkan, “Saat ini para arogan itu berkata kepada Iran, jangan menjual peralatan militer, antara kata ‘kami tidak menjual’ dengan kata ‘jangan menjual’ terdapat jarak sangat jauh yang berhasil dipangkas berkat kerja keras para ilmuwan dan pemikiran terlatih pada profesional muda Iran.”
 
Pada saat yang sama, Imam Khamenei, menganggap kemajuan-kemajuan mencengangkan di bidang pertahanan terutama dengan memperhatikan sanksi berkelanjutan musuh, sebagai hal yang luar biasa.
 
Rahbar melanjutkan, “Kondisi industri pertahanan Iran, sudah sampai pada posisi sehingga di titik mana pun mereka tidak memberikan produknya kepada kita, para pemuda Iran, akan memproduksi produk yang lebih baik di dalam negeri.”
 
Di bagian lain statemennya, Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, menjelaskan poin-poin terkait urgensitas dan prasyarat berlanjutnya kemajuan di bidang pertahanan.
 
Ia mengatakan, “Kemajuan-kemajuan industri pertahanan menyebabkan naiknya peringkat kekuatan pertahanan kita di dunia, tapi ini bukan berarti berhenti dan puas dengan kondisi yang ada.”
 
Menurut Rahbar, mencapai posisi di garis depan militer merupakan perintah Al Quran, وَأَعِدُّوا لَهُم مَّا اسْتَطَعْتُم مِّن قُوَّةٍ Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi (QS: Al Anfal:60).
 
“Artinya, kesiapan maksimal dan berkelanjutan dalam menghadapi musuh, prasyarat melindungi negara dari musuh, dan kemajuan di semua bidang harus terus berlanjut”, imbuhnya.
 
Imam Khamenei, menilai kemajuan nyata tergantung pada inovasi dan penggunaan tenaga muda, mukmin, revolusioner, ilmuwan, kompeten, dan berpotensi.
 
Ia melanjutkan, “Iman memberikan kekuatan dan kemampuan kepada manusia, dan membuatnya tetap berada di jalan yang lurus, sementara revolusioner artinya meyakini perubahan besar politik dan sosial yang tercipta berkat Revolusi Islam di negara ini.”
 
Sebelum melakukan pertemuan ini, Ayatullah Khamenei, mengunjungi pameran Kekuatan 1403 yang memamerkan capaian-capaian terbaru, dan kemampuan para ilmuwan serta pakar industri pertahanan Iran.
 
Di pameran itu dipamerkan peralatan-peralatan canggih, dan teknologi baru yang digunakan di dalamnya di bidang pertahanan udara, rudal-rudal balistik dan jelajah, amunisi cerdas, antariksa, drone, dan udara, kapal laut, serta energi.
 
Setelah mengunjungi pameran, Ayatullah Khamenei, di hadapan para ilmuwan, pejabat, dan para ahli industri pertahanan Iran, mengucapkan selamat atas kelahiran Imam Mahdi, dan menganggap Nisyfu Syaban hakikatnya adalah hari raya dunia dan umat manusia.
 
“Kabar gembira tentang keadilan, harapan atas berlanjutnya keadilan, dan kemunculan Juru Selamat, adalah harapan umat manusia sepanjang masa, dan harapan ini tidak diragukan akan terwujud,” katanya. 
 
Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, juga mengucapkan selamat atas 22 Bahman (HUT Revolusi Islam Iran) yang disebutnya sebagai hari raya besar, dan bersejarah bagi bangsa Iran.
 
Ia mengatakan, “Tidak pernah terjadi di revolusi-revolusi mana pun setelah 46 tahun rakyat turun ke jalan-jalan untuk merayakan kemenangan revolusi mereka.”
 
Imam Khamenei mengingatkan bombardir propaganda, dan perang lunak busuk serta luar biasa yang dilancarkan musuh terhadap Revolusi Islam, pemilik revolusi yaitu rakyat Iran, dan pahlawan Revolusi Islam yaitu Imam Khomeini.
 
“Pada kondisi seperti ini, rakyat di semua kota dan desa, turun ke jalan pada waktu yang tepat, dan menyampaikan pendapat serta sikap mereka,” pungkasnya. (HS)