Larijani: Iran Dukung Proses Persatuan Nasional Irak
https://parstoday.ir/id/news/iran-i17224-larijani_iran_dukung_proses_persatuan_nasional_irak
Ketua Parlemen Republik Islam Iran mengatakan bahwa negaranya mendukung proses persatuan nasional Irak.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Aug 10, 2016 00:04 Asia/Jakarta
  • Larijani: Iran Dukung Proses Persatuan Nasional Irak

Ketua Parlemen Republik Islam Iran mengatakan bahwa negaranya mendukung proses persatuan nasional Irak.

Ali Larijani mengatakan hal itu dalam pertemuannya dengan Barham Salih, Deputi Sekjen Partai Uni Patriotik Kurdistan Irak di Tehran, ibukota Iran, Selasa (9/8/2016)

 

"Waktunya telah tiba bahwa semua kekuatan politik yang ada di Irak untuk membantu proses kekalahan para teroris di berbagai wilayah termasuk di kota Mosul," kata Larijani seperti dikutip IRNA.

 

Larijani menambahkan, Iran mendukung partisipasi efektif dan konstruktif semua komponen masyarakat Irak dalam proses politik di negara ini.

 

"Transformasi terbaru di Irak menunjukkan bahwa hanya dengan persatuan semua kelompok etnis akan bisa mencapai kemenangan dalam melawan teroris," ujarnya.

 

Ketua Parlemen Iran lebih lanjut menyinggung upaya para pendukung terorisme untuk menciptakan konflik etnis dan suku di Irak.

 

"Melalui kewaspadaan dan kerjasama para pemimpin politik Irak yang berasal dari berbagai kelompok, baik Syiah, Sunni maupun Kurdi, konspirasi-konspirasi musuh rakyat Irak akan gagal dan akan tercipta stabilitas permanen di kawasan," pungkasnya.

 

Sementara itu, Deputi Sekjen Partai Uni Patriotik Kurdistan Irak mengatakan, Iran selama beberapa tahun terakhir selalu berada di samping rakyat Irak di saat-saat sulit dan perasaan kemanusiaan ini akan abadi dalam benak rakyat Irak.

 

Barham Salih menyinggung berbagai kemenangan terbaru militer dan pasukan relawan Irak dalam memberantas kelompok teroris Daesh (ISIS).

 

"Hanya musuh-musuh bangsa Irak yang mengambil keuntungan dari instabilitas di negara ini, oleh karena itu, berbagai kelompok politik di Irak harus menjaga persatuan untuk mencegah munculnya konflik dan kekacauan," pungkasnya. (RA)