Dari Islamabad ke Moskow; Ritual Malam Yalda, Jembatan Antar Budaya
Pertemuan warga Iran yang tinggal di berbagai kota di Pakistan dan Moskow diadakan pada malam terpanjang dalam setahun (Malam Yalda).
Warga Pakistan di beberapa kota di negara itu menganggap Malam Yalda sebagai malam pertama musim dingin dan menyambut musim dingin dengan mengadakan perayaan tradisional yang disebut "May Feng". Menurut Pars Today, mengutip IRNA, ritual khusus Malam Yalda diadakan selain di Konsulat Jenderal Iran di Karachi, juga di kota-kota Islamabad, Rawalpindi, Lahore, dan Quetta, yang diselenggarakan oleh kedutaan besar Iran, konsulat jenderal, dan rumah-rumah budaya.
Pertemuan warga Iran yang tinggal di Karachi diadakan yang diselenggarakan oleh Konsulat Jenderal Iran. Akbar Eissazadeh, Konsul Jenderal Iran di Karachi, mengucapkan selamat kepada warga Iran atas Malam Yalda pada upacara tersebut dan menganggap penyelenggaraan ritual seperti itu sebagai kesempatan untuk berkumpul dan memperluas persahabatan dan kebaikan.
Mehdi Mostafavi, Wakil Deputi Urusan Internasional Kantor Pemimpin Revolusi Islam, juga mengatakan tentang filosofi Malam Yalda: Acara ini adalah awal dari kemenangan cahaya atas kegelapan dan cahaya atas kegelapan. Oleh karena itu, kita harus menghargai segala sesuatu yang terang dan menghindari segala sesuatu yang mewujudkan kegelapan dan kesuraman.
Perayaan Malam Yalda, Suara Iran di Moskow
Upacara Malam Yalda diadakan pada Minggu malam di Moskow dengan kehadiran sekelompok warga Iran, warga negara Rusia, dan mereka yang tertarik pada budaya Iran. Upacara tersebut diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Iran di Rusia dan bekerja sama dengan Organisasi untuk Kebudayaan dan Hubungan Islam serta Kementerian Kebudayaan Rusia di aula Moskino Cosmos, yang bersebelahan dengan Kompleks Kebudayaan dan Pameran Vedenekha. Grup musik Ronak membawakan lagu-lagu terkenal dari berbagai daerah di Iran. Bagian lain dari perayaan tersebut termasuk pembacaan divan Hafez dan jamuan makan Malam Yalda.(PH)