Menhan: Iran akan Perluas Hubungan dengan Negara Merdeka dan Revolusioner Afrika
https://parstoday.ir/id/news/iran-i185984-menhan_iran_akan_perluas_hubungan_dengan_negara_merdeka_dan_revolusioner_afrika
ParsToday – Menteri Pertahanan Republik Islam Iran, dalam pertemuan dengan Menteri Pertahanan Burkina Faso, menekankan penerapan kebijakan prinsipil untuk memperluas hubungan dengan negara-negara merdeka dan revolusioner di kawasan Afrika Barat, terutama Burkina Faso.
(last modified 2026-02-23T09:56:34+00:00 )
Feb 23, 2026 16:00 Asia/Jakarta
  • Celestine Simpore, Menteri Pertahanan Burkina Faso dan Brigadir Jenderal Aziz Nasirzadeh, Menteri Pertahanan Iran
    Celestine Simpore, Menteri Pertahanan Burkina Faso dan Brigadir Jenderal Aziz Nasirzadeh, Menteri Pertahanan Iran

ParsToday – Menteri Pertahanan Republik Islam Iran, dalam pertemuan dengan Menteri Pertahanan Burkina Faso, menekankan penerapan kebijakan prinsipil untuk memperluas hubungan dengan negara-negara merdeka dan revolusioner di kawasan Afrika Barat, terutama Burkina Faso.

Melaporkan dari kantor berita Mehr, Senin, 23 Februari 2026, Brigadir Jenderal Aziz Nasirzadeh, Menteri Pertahanan Republik Islam Iran, dalam pertemuan dengan Jenderal Celestine Simpore, Menteri Pertahanan Burkina Faso, di Tehran, mengapresiasi sikap pemerintah Burkina Faso yang mengutuk tindakan nekat rezim Zionis terhadap Republik Islam Iran serta pengiriman pesan belasungkawa kepada Menteri Pertahanan Iran.

Merujuk pada pentingnya posisi benua Afrika, terutama negara-negara merdeka di benua ini, dalam kebijakan luar negeri dan pertahanan Republik Islam Iran, Nasirzadeh menekankan penerapan kebijakan prinsipil untuk memperluas hubungan dengan negara-negara merdeka dan revolusioner di kawasan Afrika Barat, terutama Burkina Faso.

Menteri Pertahanan Iran juga menggambarkan revolusi di kawasan Sahel, yang meliputi Burkina Faso, Niger, dan Mali, sebagai gerakan rakyat melawan kebijakan kolonial. Ia menyoroti peningkatan konvergensi dan langkah ketiga negara ini dalam membentuk Aliansi Negara-negara Sahel sebagai respons terhadap tekanan negara-negara Barat.

Nasirzadeh, merujuk pada konspirasi berkelanjutan negara-negara Barat yang bertujuan merusak kedaulatan dan kemerdekaan Burkina Faso, menegaskan dukungan Republik Islam Iran terhadap negara-negara merdeka.

Kami Hargai Ketahanan Rakyat Iran dalam Perang 12 Hari

Jenderal Celestine Simpore, Menteri Negara, Perang, dan Pertahanan Burkina Faso, dalam pertemuan dengan Menteri Pertahanan Iran, menyampaikan belasungkawa kepada bangsa Iran dan penghormatan kepada para syuhada perang 12 hari. Ia memuji ketahanan rakyat Iran, dengan tegas mengatakan, "Kami menghargai ketahanan rakyat Iran yang membela identitas dan kemerdekaan mereka, dan mempertahankannya di hadapan segala bentuk dominasi imperialisme."

Ia menyatakan keyakinannya bahwa dunia dapat mencapai perdamaian sempurna jika hubungan dominasi antarnegara diputus dan lebih banyak ruang diberikan kepada keadilan dan perdamaian.(sl)