Pezeshkian: Tak Ada Niat untuk Berkonfrontasi dengan Negara-Negara  Kawasan
https://parstoday.ir/id/news/iran-i186602-pezeshkian_tak_ada_niat_untuk_berkonfrontasi_dengan_negara_negara_kawasan
Pars Today - Presiden Republik Islam Iran menjelaskan, “Republik Islam Iran hanya akan menargetkan berbagai pangkalan militer yang menjadi titik awal serangan terhadap wilayahnya.”
(last modified 2026-03-11T07:18:14+00:00 )
Mar 11, 2026 17:29 Asia/Jakarta
  • Perdana Menteri Shahbaz Sharif dan Presiden Masoud Pezeshkian
    Perdana Menteri Shahbaz Sharif dan Presiden Masoud Pezeshkian

Pars Today - Presiden Republik Islam Iran menjelaskan, “Republik Islam Iran hanya akan menargetkan berbagai pangkalan militer yang menjadi titik awal serangan terhadap wilayahnya.”

Menurut laporan Pars Today yang mengutip IRNA, Masoud Pezeshkian, Presiden Iran dan Shahbaz Sharif, Perdana Menteri Pakistan melakukan pembicaraan melalui telepon mengenai perkembangan terbaru di kawasan dan hubungan bilateral.

Pezeshkian mengatakan, “Sayangnya, para agresor memanfaatkan wilayah negara-negara tetangga untuk melancarkan serangan terhadap fasilitas-fasilitas penting, tempat-tempat umum, rumah sakit, dan sekolah. Dalam satu insiden, serangan keji terhadap sebuah sekolah di Minab mengakibatkan 168 siswa yang tidak bersalah menjadi korban.”

Menekankan strategi pertahanan Iran, Presiden Iran mengingatkan, “Republik Islam Iran tidak memiliki niat untuk menargetkan atau terlibat dalam konflik dengan negara-negara di kawasan dan hanya akan menargetkan pangkalan-pangkalan yang menjadi titik awal serangan terhadap wilayah kami, dalam kerangka hak membela diri.”

Pezeshkian juga memperingatkan, “Jika komunitas internasional dan organisasi-organisasi internasional tidak memperhatikan dan menindak faktor-faktor utama yang menyebabkan perang yang dipaksakan dan invasi militer terhadap Iran, kondisi yang berlaku dalam tatanan dan keamanan global akan menjadi kacau dan tidak stabil.”

Shahbaz Sharif, Perdana Menteri Pakistan dalam percakapan telepon ini menegaskan kembali posisi prinsip negaranya dalam mengutuk agresi Amerika Serikat dan rezim Zionis Israel terhadap Iran, dan menyampaikan rasa solidaritas mendalam dari pemerintah dan rakyat Pakistan dengan Republik Islam Iran.

Sharif pada akhirnya menyatakan minatnya untuk melanjutkan upaya bersama untuk memajukan dan meningkatkan hubungan antara kedua negara tetangga dan Muslim, serta memperkuat hubungan antar negara-negara Islam di kawasan.(sl)