Komandan Artesh: Jalan Suci Berlanjut Lebih Kuat
https://parstoday.ir/id/news/iran-i188034-komandan_artesh_jalan_suci_berlanjut_lebih_kuat
Pars Today - Dalam sebuah pesan, Komandan Artesh Republik Islam Iran menyampaikan belasungkawa dan ucapan selamat atas kesyahidan Laksamana Tangsiri, dan menekankan, “Tidak diragukan lagi jalan suci ini akan berlanjut lebih kuat dengan darah murni komandan laut yang berani itu dan kesyahidan para pahlawan bangsa.
(last modified 2026-03-30T17:25:28+00:00 )
Mar 31, 2026 00:02 Asia/Jakarta
  • Mayor Jenderal Amir Hatami, Komandan Artesh Republik Islam Iran
    Mayor Jenderal Amir Hatami, Komandan Artesh Republik Islam Iran

Pars Today - Dalam sebuah pesan, Komandan Artesh Republik Islam Iran menyampaikan belasungkawa dan ucapan selamat atas kesyahidan Laksamana Tangsiri, dan menekankan, “Tidak diragukan lagi jalan suci ini akan berlanjut lebih kuat dengan darah murni komandan laut yang berani itu dan kesyahidan para pahlawan bangsa.

Menurut laporan Pars Today, dalam pesan dari Mayor Jenderal Amir Hatami, Komandan Artesh Republik Islam Iran untuk memperingati kesyahidan Laksamana Alireza Tangsiri, mantan Komandan Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), dikatakan, “Selama bertahun-tahun kehadiran dan penciptaan epik oleh Laksamana Tangsiri yang perkasa, Komandan AL IRGC, dan rekan-rekan pemberani dari komandan yang mulia ini di perairan Iran yang tercinta, bersama dengan para pelaut Artesh Iran, telah memainkan peran penting dalam meningkatkan kekuatan maritim negara di jalur otoritas tanah air ini, Teluk Persia yang agung yang selalu ada, dan supremasi maritim Iran di Selat Hormuz yang strategis, dan tidak diragukan lagi jalan suci ini akan berlanjut lebih kuat dengan darah murni komandan laut yang berani itu dan kesyahidan para pahlawan bangsa.”

Lanjutan pesan Amir Hatami berbunyi, “Pasukan maritim yang perkasa dari Artesh dan IRGC, dalam pertempuran antara kebenaran dan kebatilan ini, telah menciptakan epik yang penuh semangat dan seperti Asyura dengan perjuangan para pelaut dan komandan pemberani mereka, dan berulang kali menghadapi musuh yang pengecut dengan bangga, dan telah membuktikan bahwa standar kekuatan ditulis dengan tekad orang-orang yang percaya kepada Tuhan dan yang mengandalkan Tuhan, dan musuh harus berlutut di hadapan kekuatan yang tak tergoyahkan seperti itu.(sl)