Ghalibaf: Berani Melirik Iran, Anda Menghadapi Seluruh Keluarga
-
Mohammad Bagher Ghalibaf, Ketua Parlemen Iran
Pars Today - Ketua Parlemen Republik Islam Iran dalam sebuah pesan yang menjelaskan kisah keteguhan rakyat Iran melawan para agresor dan pembelaan tanah air kepada audiens internasional, memperingatkan negara-negara agresor dan tentara mereka, “Dengarkan baik-baik! Berani melirik rumah ibu kami, kalian akan berhadapan dengan seluruh keluarga.”
Menurut laporan Pars Today mengutip IRNA, Mohammad Bagher Ghalibaf pada Kamis (02/04/2026) membagikan sebuah pesan di akun X-nya untuk audiens internasional yang isinya sebagai berikut:
“Ketika saya berusia delapan belas tahun, saya mengambil senjata dan pergi untuk membela tanah air saya, Iran tercinta dan tak tergoyahkan, rumah abadi kami. Saudara laki-laki saya, Hassan, gugur sebagai syahid di perang itu. Sampai hari ini, saya masih merindukan untuk memeluknya sekali lagi. Sebuah rasa sakit yang akan selalu tersisa dalam diri seseorang.
Dan dia tidak sendirian. Dalam perang, saya kehilangan saudara-saudara yang tidak sedarah, tetapi bagi saya mereka seperti keluarga. Para pria yang bertarung seperti singa dan selamanya menjadi bagian dari diri saya.
Kami semua seperti ini. Kami mengorbankan segala yang kami miliki untuk negara yang kami cintai, Iran. Kami telah mengorbankan masa muda kami, darah kami, dan semua masa depan kami untuk Iran. Kami bukan pencari perang. Namun ketika tiba waktunya untuk membela tanah air kami, setiap satu dari kami akan menjadi prajuritnya.
Sekitar 7 juta orang Iran dalam sebuah kampanye nasional dan dalam waktu kurang dari satu minggu menyatakan kesiapan mereka untuk mengangkat senjata, berdiri melawan musuh, dan membela negara mereka.
Saya nyatakan dengan jelas dan tegas, ‘Kami tidak hanya bicara tentang membela tanah air, kami akan mengorbankan darah kami. Kami telah melakukannya sebelumnya, dan sekarang kami siap lagi.’
Jika kalian melirik rumah ibu kami… kalian akan berhadapan dengan seluruh keluarga kami, dengan semua dari kami. Bersenjata, siap, dan berdiri tegak. Datanglah, kami menunggu.”(sl)