Baghaei: Fokus Iran Akhiri Perang, Tuntutan Tetap: Cabut Semua Sanksi
https://parstoday.ir/id/news/iran-i190342-baghaei_fokus_iran_akhiri_perang_tuntutan_tetap_cabut_semua_sanksi
Pars Today - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran menyatakan bahwa kunjungan Panglima Militer Pakistan ke Tehran bertujuan melanjutkan pertukaran pesan antara Iran dan Amerika Serikat. Ia menegaskan bahwa fokus Tehran saat ini adalah mengakhiri perang yang dipaksakan.
(last modified 2026-05-24T06:50:23+00:00 )
May 24, 2026 17:49 Asia/Jakarta
  • Esmaeil Baghaei, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran
    Esmaeil Baghaei, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran

Pars Today - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran menyatakan bahwa kunjungan Panglima Militer Pakistan ke Tehran bertujuan melanjutkan pertukaran pesan antara Iran dan Amerika Serikat. Ia menegaskan bahwa fokus Tehran saat ini adalah mengakhiri perang yang dipaksakan.

Melansir Pars Today dari IRIB News Agency, 24 Mei 2026, Esmaeil Baghaei, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, dalam wawancara dengan Shabakeh Khabar Iran menyatakan bahwa kunjungan delegasi Pakistan baru-baru ini ke Tehran merupakan kelanjutan dari saluran komunikasi tidak langsung antara Iran dan AS.

"Fokus kami pada tahap ini adalah mengakhiri perang yang dipaksakan. Berdasarkan proposal 14 poin Republik Islam Iran, yang telah beberapa kali mengalami pertukaran pandangan, pandangan kedua belah pihak mengenai berbagai pasal telah disampaikan," tegasnya.

Status Negosiasi Iran-AS: "Tidak Dekat, Tidak Jauh"

Menanggapi pertanyaan mengenai potensi kesepakatan dengan Amerika Serikat, Baghaei memberikan penilaian yang hati-hati:

"Kami tidak dekat, tidak juga jauh. Kami sedang berada dalam tahap finalisasi nota kesepahaman."

Selat Hormuz: Urusan Iran-Oman, Bukan AS

Baghaei juga menyoroti isu Selat Hormuz dengan pernyataan tegas:

"Selat Hormuz tidak ada hubungannya dengan Amerika Serikat. Selat ini terletak antara Iran dan Oman sebagai negara-negara pesisir, dan harus didefinisikan mekanisme tersendiri untuk mengelolanya."

Tuntutan Konsisten Iran: Cabut Semua Sanksi

Dalam bagian lain wawancara, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran menegaskan kembali posisi Tehran:

- Tuntutan tetap: Pencabutan seluruh sanksi terhadap Iran

- Prioritas utama: Pembebasan aset-aset Iran yang diblokir

- Prinsip: Tidak ada kompromi pada hak-hak fundamental negara

"Tuntutan konstan Iran adalah pengangkatan semua sanksi, dan pembebasan aset yang dibekukan merupakan prioritas Tehran," tegas Baghaei.

Pernyataan Baghaei ini mencerminkan strategi diplomasi Iran yang khas: tegas pada prinsip, lentur pada proses. Frasa 'tidak dekat, tidak jauh' bukan sekadar menghindari jawaban, ia adalah cara menjaga ruang manuver sambil memberi sinyal bahwa dialog tetap hidup. Dalam konteks regional yang rentan eskalasi, pendekatan seperti ini bisa jadi 'rem' yang mencegah salah hitung, sekaligus 'gas' yang mendorong lawan untuk serius bernegosiasi."(Sail)