IRIB Berduka: Wartawan Al-Alam Hussam Zeidan Gugur di Lebanon
https://parstoday.ir/id/news/iran-i190578-irib_berduka_wartawan_al_alam_hussam_zeidan_gugur_di_lebanon
Pars Today - Direktur Urusan Internasional Badan Penyiaran Republik Islam Iran (IRIB) mengeluarkan pernyataan menyusul gugurnya Hussam Zeidan, mantan wartawan jaringan televisi Al-Alam, di Suriah. Dalam pernyataan tersebut tertulis: "Jalan Syahid Zeidan akan tetap abadi dalam memori media perlawanan."
(last modified 2026-05-29T07:08:51+00:00 )
May 29, 2026 14:07 Asia/Jakarta
  • Hussam Zeidan, mantan wartawan jaringan televisi Al-Alam di Suriah
    Hussam Zeidan, mantan wartawan jaringan televisi Al-Alam di Suriah

Pars Today - Direktur Urusan Internasional Badan Penyiaran Republik Islam Iran (IRIB) mengeluarkan pernyataan menyusul gugurnya Hussam Zeidan, mantan wartawan jaringan televisi Al-Alam, di Suriah. Dalam pernyataan tersebut tertulis: "Jalan Syahid Zeidan akan tetap abadi dalam memori media perlawanan."

Melansir Pars Today, 28 Mei 2026, menyusul gugurnya Hussam Zeidan, mantan wartawan jaringan televisi Al-Alam di Suriah, dalam serangan udara rezim Zionis ke wilayah selatan Lebanon, Deputi Urusan Internasional IRIB mengeluarkan pernyataan resmi sebagai berikut:

"Bismillahirrahmanirrahim.

Dengan duka yang mendalam dan rasa sedih yang tak terhingga, kami menerima kabar gugurnya rekan terhormat kami, wartawan yang berkomitmen dan pejuang media, Syahid Hussam Zeidan; seorang manusia mulia dan profesional yang menghabiskan tahun-tahun kehidupannya di garis depan narasi kebenaran, membela kaum tertindas, dan merefleksikan secara jujur perkembangan kawasan."

Inti Pernyataan IRIB

Hussam Zeidan adalah Wartawan yang berkomitmen dan pejuang media. Ini merupakan penghormatan profesional. Zeidan bukan sekadar pelapor, tetapi bagian dari gerakan narasi.

Ia berada di garis depan narasi kebenaran. Artinya, jurnalisme dipandang sebagai bentuk perlawanan terhadap ketidakadilan.

Bekerja dari jantung medan, bukan dari balik meja berita. Menunjukkan legitimasi kredibilitas. Zeidan hadir di lapangan sebagai standar profesionalisme.

Serangan Zionis targetkan suara kebenaran. Di sini, narasi geopolitiknya adalah kematian wartawan harus diposisikan sebagai serangan terhadap kebebasan pers.

Nama dan jalan Syahid Zeidan abadi dalam memori media perlawanan. Ada pesan keberlanjutan, di mana perjuangan tidak berakhir dengan gugurnya seorang individu.

Riwayat Profesional Hussam Zeidan

2009: Bergabung dengan Al-Alam sebagai wartawan di Suriah

Cakupan Liputan: Aleppo, Hama, Deir ez-Zor — di hari-hari paling sulit krisis

Metode Kerja: Kehadiran lapangan, dekat dengan masyarakat, bukan dari studio

Pasca-perkembangan terkini Suriah:

   • Pindah ke Tehran sebagai Redaktur Berita

   • Tetap berkomitmen pada misi informasi dan pembelaan kebenaran

   • Bekerja hingga detik-detik terakhir kehidupannya

Gugur dalam serangan udara rezim Zionis ke Kota Sidon, selatan Lebanon

Anak beliau terluka dan saat ini dirawat di ICU, didoakan kesembuhan total.

Pernyataan ini bukan sekadar duka. Ia adalah penegasan bahwa jurnalisme, dalam perspektif ini, adalah bentuk perlawanan dan perlawanan tidak berhenti dengan gugurnya seorang pejuang.(Sail)