Ghalibaf: Pemenang Negosiasi Adalah yang Paling Siap untuk Perang
-
Mohammad Bagher Ghalibaf, Ketua Parlemen Iran
Pars Today - Ketua Parlemen Republik Islam Iran dan kepala tim negosiator Iran, dalam sebuah pesan di media sosial, menulis, "Kami memperoleh konsesi bukan melalui negosiasi, tetapi melalui rudal. Di meja perundingan, kami hanya mengomunikasikan apa yang telah kami capai."
Dilansir Pars Today, 29 Mei 2026, Mohammad Bagher Ghalibaf menegaskan bahwa Iran tidak percaya pada jaminan atau janji. "Hanya tindakan yang menjadi standar. Tidak ada langkah yang akan diambil sebelum tindakan dari pihak lain."
Dalam poin ketiga pesannya, ia menyatakan, "Pemenang dari setiap kesepakatan adalah pihak yang lebih siap untuk perang setelah kesepakatan itu ditandatangani."
Pesan dari ketua negosiator Iran ini sangat jelas dan tanpa kompromi. Pernyataan tersebut menetapkan bahwa kekuatan di medan perang dan bukan diplomasi semata yang menentukan keberhasilan. Ini adalah seruan yang kuat: bahwa kemampuan Iran untuk berunding didasarkan pada pencegahan militernya, yang sudah terbukti, dan bahwa kesiapan untuk kemungkinan konflik di masa depan adalah ukuran kesuksesan yang sesungguhnya dari setiap perjanjian.(Sail)