Jubir Artesh Iran: Kami tidak Pernah Lalai dalam Membela Negara
https://parstoday.ir/id/news/iran-i191600-jubir_artesh_iran_kami_tidak_pernah_lalai_dalam_membela_negara
Pars Today - Juru Bicara Militer Republik Islam Iran, dengan menyatakan bahwa angkatan bersenjata tidak akan ragu sejenak pun dalam membela Iran, mengatakan: "Kami akan melindungi bangsa Iran sampai saat terakhir dan nafas terakhir."
(last modified 2026-06-16T07:57:54+00:00 )
Jun 16, 2026 14:56 Asia/Jakarta
  • Jubir Artesh Iran, Brigjen Akrami Nia
    Jubir Artesh Iran, Brigjen Akrami Nia

Pars Today - Juru Bicara Militer Republik Islam Iran, dengan menyatakan bahwa angkatan bersenjata tidak akan ragu sejenak pun dalam membela Iran, mengatakan: "Kami akan melindungi bangsa Iran sampai saat terakhir dan nafas terakhir."

Menurut laporan Pars Today yang mengutip Kantor Berita IRIB, Brigadir Jenderal Akrami Nia, Juru Bicara Militer Republik Islam Iran, seraya menjelaskan pencapaian-pencapaian perang yang dipaksakan 12 dan 40 hari, menyatakan: "Musuh mengalami kesalahan perhitungan dan dalam satu tahun memaksakan dua perang kepada Republik Islam Iran. Pertama, rezim Zionis memulai perang 12 hari, dan setelah gagal mencapai tujuannya, Amerika Serikat datang membantu rezim ini. Dalam perang 40 hari, sejak awal, perang ini terbentuk dengan perencanaan dan pengaturan dari Amerika Serikat dan kerja sama rezim Zionis."

 

Ia menambahkan: "Sebagaimana teman dan musuh akui saat ini, Amerika Serikat dan rezim Zionis tidak pernah berhasil mencapai tujuan mereka. Sebaliknya, Republik Islam Iran meraih berbagai pencapaian dalam dua perang ini, yang beberapa di antaranya memiliki dimensi strategis dan historis."

 

Juru Bicara Militer RI menegaskan: "Militer Republik Islam Iran telah berulang kali membuktikan bahwa ia setia pada slogan 'Militer Berkorban untuk Bangsa,' dan dalam perang-perang ini, personel militer, dengan pengorbanan dan dedikasi mereka, sekali lagi menunjukkan kesetiaan ini."

 

Brigjen Akrami Nia menekankan: "Hari ini, Iran dikenal sebagai kekuatan utama di kawasan dan salah satu kekuatan penting di dunia, dan kami bangga dengan angkatan bersenjata Iran yang kuat." "Republik Islam Iran setelah perang-perang ini menjadi lebih kuat dari sebelumnya. Hari ini, kami memiliki rudal yang lebih canggih, drone yang lebih canggih, kepercayaan diri yang lebih tinggi, dan koordinasi yang lebih besar, dan hal ini secara signifikan telah meningkatkan kapasitas pertahanan negara."

 

Ia menegaskan: "Pencapaian-pencapaian ini adalah hasil dari perlawanan dan keteguhan rakyat Iran, keberanian dan perjuangan angkatan bersenjata, kebijaksanaan pejabat tinggi sistem, dan di garis depan, bimbingan serta kepemimpinan Pemimpin Besar (Almarhum Ayatullah Khamenei), dan tanpa keraguan akan abadi dalam sejarah Iran." (MF)