IRGC: Pelanggaran Musuh akan Menuai Balasan Kuat
-
IRGC dan Rahbar
Pars Today - Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), dalam sebuah pesan menyusul rilisnya pesan Pemimpin Besar Revolusi tentang proses negosiasi dan penandatanganan nota kesepahaman pengakhiran perang, menyatakan: "Bangsa yang terhormat dan para pejuang Islam, seperti gunung yang kokoh, adalah penopang para negarawan mereka."
Menurut laporan Pars Today yang mengutip Kantor Berita IRIB, IRGC pada hari Jumat (19/6) dalam menanggapi pesan Pemimpin Besar Revolusi menyatakan:
"Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang"
"Kepada yang mulia Ayatullah Sayid Mojtaba Khamenei (semoga Allah memperpanjang umurnya), Pemimpin Besar Revolusi dan Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata"
"Salam sejahtera bagimu"
"Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, dan percepatlah kedatangannya"
"Kami bersyukur kepada Tuhan bahwa sekali lagi bangsa kami telah disiram dari mata air suci kepemimpinan dan mata kami telah diterangi oleh pesan penuh martabat dan bimbingan bercahaya Anda. Pesan yang bijaksana yang memperkuat persatuan barisan rakyat, membuat rakyat yang bangkit di medan perang dan para pejuang di garis depan lebih berharap untuk mempertahankan pencapaian kemenangan mereka, dan menjadi modal berharga bagi para politisi kami di jalan menegakkan hak-hak bangsa."
"Sekarang, ketika musuh yang agresor telah kalah di hadapan kebangkitan sejarah bangsa Iran dan epik-epik cemerlang para pejuang Islam di medan perang, dan dengan putus asa mundur dari posisi menghapus Iran dari peta dan mengembalikannya ke masa pra-sejarah, dan berlutut di hadapan keagungan bangsa kita, harapan seluruh bangsa dan para pejuang adalah agar arena politik juga merupakan kelanjutan dari medan yang mulia itu, dan berujung pada penegakan hak-hak bangsa Iran yang bangga."
"Bangsa yang terhormat dan para pejuang Islam, seperti gunung yang kokoh, adalah penopang para negarawan mereka. Dan jika musuh yang ingkar janji ingin, seperti masa lalu, kembali pada keserakahan dan melanggar hak-hak bangsa Iran, para penjaga Revolusi Islam di darat, laut, udara, dan semua bidang perang hibrida, lebih kuat dari sebelumnya dan dengan memanfaatkan pengalaman beberapa pertempuran, siap, dengan isyarat sekecil apa pun dari komandan yang berani dan bijaksana itu, untuk memberikan kekalahan bersejarah yang jauh lebih besar kepada mereka."
"Pertolongan dari Allah dan kemenangan yang dekat"
"Korps Garda Revolusi Islam"