Tidak Ada Pelucutan Senjata Hamas: IRGC Sebut Konspirasi Gagal, Perlawanan Terus Berkobar
https://parstoday.ir/id/news/iran-i194268-tidak_ada_pelucutan_senjata_hamas_irgc_sebut_konspirasi_gagal_perlawanan_terus_berkobar
Pars Today - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dalam sebuah pernyataan pada peringatan tahun kedua syahidnya Ismail Haniyeh, mantan Ketua Biro Politik Hamas, menekankan: Wacana anti-Zionis telah menjadi wacana dominan di dunia.
(last modified 2026-08-02T15:04:38+00:00 )
Aug 02, 2026 22:03 Asia/Jakarta
  • IRGC
    IRGC

Pars Today - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dalam sebuah pernyataan pada peringatan tahun kedua syahidnya Ismail Haniyeh, mantan Ketua Biro Politik Hamas, menekankan: Wacana anti-Zionis telah menjadi wacana dominan di dunia.

Menurut laporan Pars Today yang mengutip Kantor Berita IRIB, Korps Garda Revolusi Islam dalam sebuah pernyataan, seraya memperingati tahun kedua syahidnya Ismail Haniyeh, mantan Ketua Biro Politik Gerakan Hamas, menilai syahidnya pemimpin bijaksana ini telah memperkuat tekad bulat dan kehendak baja bangsa Palestina serta para pejuang Hamas untuk melanjutkan jalan penuh kehormatannya, memperdalam wacana perlawanan, dan meluasnya gelombang dukungan terhadap Palestina di berbagai penjuru dunia.

 

Dalam bagian pernyataan ini disebutkan: "Pembunuhan Syahid Ismail Haniyeh di Tehran—sementara ia adalah tamu resmi upacara pelantikan Presiden Republik Islam Iran—adalah kejahatan besar dan pelanggaran berat terhadap prinsip-prinsip dan norma-norma hukum internasional, kedaulatan nasional, dan integritas teritorial Republik Islam Iran."

 

Pernyataan ini menambahkan: "Dua tahun telah berlalu sejak kejahatan rezim Zionis dalam pembunuhan Ismail Haniyeh, dan kelanjutan genosida serta peningkatan kejahatan-kejahatan abad pertengahan Zionis di Gaza, perluasan perang dan kejahatan ke Lebanon selatan, dan kemudian dimulainya perang-perang paksaan kedua dan ketiga dengan kebersamaan Presiden AS yang keji dan iblis serta militer terorisnya melawan Republik Islam Iran, kini lebih dari sebelumnya sifat teroris dan kriminal rezim ini telah menjadi jelas bagi semua orang."

 

Garda Revolusi di akhir menilai tuntutan balas darah atas Pemimpin Syahid Revolusi dan Syahid Ismail Haniyeh sebagai suatu kepastian, dan respons terhadap kejahatan-kejahatan besar ini sebagai tindakan yang keras dan menghancurkan, dan dengan menekankan bahwa konspirasi pelucutan senjata Hamas tidak akan membawa hasil dan telah gagal sejak sekarang, menegaskan: "Jalan Syahid Haniyeh adalah jalan kehormatan, martabat, dan kebebasan, dan jalan ini akan terus berlanjut sampai terwujudnya sepenuhnya cita-cita Palestina dan kehancuran para perampas Yerusalem yang suci. Kami menyampaikan kabar gembira kepada dunia bahwa kejayaan perlawanan anti-Zionis tidak dapat diganggu gugat dan, dengan karunia Ilahi, kemenangan akhir Palestina atas para penjajah, lebih dekat dari apa yang dibayangkan oleh musuh-musuh." (MF)