Gharibabadi: Pertemuan Teknis Kelompok Kerja Tidak Dijadwalkan Minggu Ini
https://parstoday.ir/id/news/iran-i192294-gharibabadi_pertemuan_teknis_kelompok_kerja_tidak_dijadwalkan_minggu_ini
Pars Today - Perunding senior Republik Islam Iran mengumumkan bahwa pertemuan-pertemuan teknis kelompok kerja tidak dijadwalkan untuk minggu ini.
(last modified 2026-06-30T05:34:41+00:00 )
Jun 30, 2026 12:31 Asia/Jakarta
  • Kazem Gharibabadi, perunding senior Republik Islam Iran
    Kazem Gharibabadi, perunding senior Republik Islam Iran

Pars Today - Perunding senior Republik Islam Iran mengumumkan bahwa pertemuan-pertemuan teknis kelompok kerja tidak dijadwalkan untuk minggu ini.

Melansir Pars Today dari Tasnim, 29 Juni 2026, Kazem Gharibabadi, perunding senior Republik Islam Iran, dalam menanggapi pertanyaan wartawan tentang perundingan kelompok kerja dalam kerangka nota kesepahaman pengakhiran perang yang dipaksakan, mengatakan, "Penyelenggaraan pertemuan-pertemuan teknis kelompok kerja tidak dijadwalkan untuk minggu ini."

Konsultasi dengan Qatar Masih Berjalan

Gharibabadi menegaskan, "Meskipun konsultasi dengan Qatar, termasuk terkait pemantauan pelaksanaan komitmen-komitmen pihak lawan, tetap berjalan sesuai prosedur, tetapi berita beberapa media tentang penyelenggaraan pembicaraan teknis kelompok kerja di Doha tidak dapat dikonfirmasi."

Ronde Pertama: Menunggu Kesepakatan Tanggal dan Lokasi

Ia menambahkan, "Putaran pertama pembicaraan teknis dalam kerangka kelompok-kelompok kerja yang telah ditetapkan akan diselenggarakan setelah kondisi memungkinkan dan setelah tercapai kesepakatan mengenai tanggal dan lokasinya, dan konsultasi dalam hal ini terus berlanjut melalui negara-negara mediator."

Pernyataan singkat ini mengandung sinyal diplomatik yang sangat penting. Pertama, penyangkalan terhadap berita media tentang pembicaraan di Doha menunjukkan bahwa ada upaya, mungkin dari pihak tertentu, untuk menciptakan kesan bahwa negosiasi teknis sedang berlangsung, padahal tidak. Kedua, penekanan pada "pemantauan pelaksanaan komitmen pihak lawan" adalah pengingat halus bahwa Iran masih menunggu realisasi janji-janji dari pihak lain sebelum melangkah lebih jauh. Ketiga, syarat "setelah kondisi memungkinkan" adalah bahasa diplomatik yang berarti: kami siap, tetapi pihak lain harus membuktikan keseriusan mereka terlebih dahulu. Ini adalah pola yang konsisten dengan pernyataan-pernyataan sebelumnya dari pejabat Iran: diplomasi berjalan, tetapi dengan kehati-hatian tinggi dan tanpa terburu-buru.(Sail)