Rutte kembali Akui Keterlibatan NATO dalam Perang AS terhadap Iran
-
Sekjen NATO Mark Rutte
Pars Today - Sekretaris Jenderal NATO sekali lagi mengakui peran aliansi militer ini dalam mendukung agresi AS terhadap Iran dan mengatakan bahwa Amerika Serikat tanpa NATO tidak akan mampu melaksanakan operasi ini.
Menurut laporan Pars Today yang mengutip Kantor Berita IRIB, Mark Rutte dalam wawancara dengan jaringan Sky News dan dalam menjawab pertanyaan tentang kemungkinan penurunan komitmen AS terhadap NATO, mengatakan bahwa Washington sepenuhnya berkomitmen pada pakta ini, karena keanggotaan di dalamnya memberikan kepentingan langsung dan luas bagi AS.
Untuk menjelaskan pentingnya NATO bagi AS, ia merujuk pada agresi militer terhadap Iran dan menambahkan: "Lihatlah Iran. Empat hingga lima ribu sorti penerbangan dilakukan dari pangkalan-pangkalan Eropa dalam kerangka Operasi Kemarahan Epik." "Amerika Serikat tanpa Eropa sebagai platform proyeksi kekuatan besar tidak akan mampu melakukan operasi ini."
Rutte menambahkan bahwa kehadiran AS di NATO tidak hanya bertujuan untuk melindungi Eropa, dan pakta ini melayani kepentingan keamanan dan militer Washington.
Rutte sekali lagi mengakui bahwa ribuan penerbangan dilakukan dari pangkalan-pangkalan di Inggris, Prancis, dan negara-negara Eropa lainnya, dan negara-negara ini melaksanakan perjanjian bilateral mereka dengan AS tentang penggunaan pangkalan dan fasilitas militer.
Sekretaris Jenderal NATO sebelumnya juga dalam sebuah wawancara telah mengakui bahwa anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) telah menyediakan pangkalan mereka untuk agresi terhadap Iran bagi AS.
Pernyataan ini disampaikan sementara negara-negara Eropa mengklaim bahwa mereka tidak memiliki peran dalam agresi AS terhadap Iran. (MF)