AL IRGC: Pembalasan Ilahi terhadap AS dan Israel tidak Jauh Lagi
-
AL IRGC
Pars Today – Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengumumkan: Pembalasan Ilahi terhadap Amerika teroris dan Rezim ilegal Zionis tidaklah jauh lagi.
Menurut laporan Kantor Berita Tasnim, Laksamana Garda Revolusi Ali Azmaei, Komandan Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam, dengan mengeluarkan pesan menekankan: Saya dan seluruh pejuang maritim Angkatan Laut Garda Revolusi serta para penjaga Selat Strategis Hormuz, bersumpah kepada Tuhan kami untuk melanjutkan jalan Pemimpin Syahid Umat dengan kekuatan dan ketabahan, dengan mengikuti cita-cita para syuhada. Kami sangat yakin bahwa pembalasan Ilahi terhadap Amerika teroris dan rezim ilegal Zionis tidaklah jauh lagi, dan panji kebenaran akan tetap berkibar di puncak kehormatan dan kewibawaan di tangan penerus sahnya dan Wali Zaman (Imam Mahdi af)
Pesan Laksamana Garda Revolusi Ali Azmaei, Komandan Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam, adalah sebagai berikut:
"Di antara orang-orang mukmin itu ada orang-orang yang menepati janji mereka kepada Allah; maka di antara mereka ada yang telah gugur, dan di antara mereka ada yang menunggu-nunggu, dan mereka sedikit pun tidak mengubah (janjinya)."
Kepada rakyat yang mulia dan bangsa pecinta syahid dari Iran Islam,
Assalamu'alaikum.
Allahumma shalli 'ala Muhammad wa ali Muhammad wa 'ajjil farajahum.
Pemimpin Syahid Umat, sosok yang teguh dalam medan kesabaran dan kebijaksanaan, teriakan kebenaran yang kokoh melawan badai kebatilan, lentera petunjuk yang bersinar di malam-malam kelam fitnah—kini telah beristirahat di sisi rahmat Ilahi. Namun namanya, ingatannya, jalannya, dan darah sucinya akan tetap hidup dalam jiwa umat ini selamanya.
Hari ini kita tidak berpisah; melainkan kita memperbaharui baiat dengan cita-citanya, keteguhannya, imannya, dan jalan yang terbentang dari dadanya hingga ke cakrawala masa depan yang cerah.
Hamba yang saleh dan pejuang di jalan Allah itu menghabiskan usianya di jalan menegakkan kebenaran, membela martabat umat Islam, dan menjaga cita-cita luhur Islam murni Muhammad (Saw). Dengan iman, kebijaksanaan, dan keteguhan, ia berdiri melawan front kekufuran dan imperialisme, dan mengabadikan namanya di antara para pembuat sejarah negeri ini.
Tokoh agung sejarah ini, tidak hanya di medan perkataan dan pemikiran, tetapi juga di medan aksi, adalah pengawal martabat umat Islam dan pembela kehormatan bangsa-bangsa merdeka. Suaranya yang tegas adalah gema kebenaran, dan langkah-langkahnya adalah bukti iman yang kokoh dan tekad yang tak tergoyahkan. Ia termasuk mereka yang di saat-saat sulit sejarah, bukan karena kepentingan sesaat, melainkan dengan bersandar pada keyakinan Ilahi, berdiri di barisan terdepan membela kebenaran, dan mengabadikan namanya dalam lembaran para pejuang di jalan Tuhan.
Hari ini kita berduka atas kehilangan yang menyayat hati dari pribadi agung yang disyahidkan oleh manusia-manusia paling kotor dan celaka di muka bumi. Mereka yang hatinya buta, yang merasa takut dengan kewibawaan spiritual, ketegasan ucapan, dan kekuatan analisis syahid yang mulia itu. Karena tidak tahan dengan pancaran cahaya iman dan kebijaksanaannya, mereka melakukan kejahatan biadab. Mereka yang buta hati dari kalangan imperialis dan kaki tangannya yang terlatih harus tahu bahwa dengan tindakan putus asa ini, mereka tidak hanya gagal menghalangi jalan kebenaran, tetapi justru semakin mempermalukan dan menghukum diri mereka sendiri di barisan orang-orang celaka dalam sejarah, di hadapan keadilan Ilahi, dan di hadapan amarah bergelora serta pembalasan keras bangsa ini.
Dengan hati yang berduka dan jiwa yang penuh kesedihan, kami menyampaikan belasungkawa atas syahidnya pemimpin pemberani dan Pemimpin Syahid Umat ini kepada hadirat suci Imam Wali Zaman (semoga jiwa kami menjadi tebusannya), kepada Pemimpin Tertinggi (semoga selalu dalam perlindungan-Nya), kepada umat Islam, dan kepada seluruh orang merdeka di dunia.
Saya dan seluruh pejuang maritim Angkatan Laut Garda Revolusi serta para penjaga Selat Strategis Hormuz, bersumpah kepada Tuhan kami untuk melanjutkan jalan Pemimpin Syahid Umat dengan kekuatan dan ketabahan, dengan mengikuti cita-cita para syuhada. Kami sangat yakin bahwa pembalasan Ilahi terhadap Amerika yang teroris dan rezim Zionis yang tidak sah tidaklah jauh lagi, dan panji kebenaran akan tetap berkibar di puncak kehormatan dan kewibawaan di tangan penerus sahnya dan Wali Zaman.
Nama dan ingatan Imam syahid kami akan tetap abadi dalam lembaran para pejuang epik umat Islam yang bersatu. Semoga ruh agung Imam tersebut senantiasa disertai rahmat Ilahi.
Laksamana Garda Revolusi Ali Azmaei
Komandan Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam