Ketegangan di Teluk Persia Meningkat, Harga Minyak Naik
https://parstoday.ir/id/news/iran-i193078-ketegangan_di_teluk_persia_meningkat_harga_minyak_naik
Harga minyak dunia naik 4 persen setelah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran di Teluk Persia.
(last modified 2026-07-13T07:37:31+00:00 )
Jul 13, 2026 13:22 Asia/Jakarta
  • Ketegangan di Teluk Persia Meningkat, Harga Minyak Naik

Harga minyak dunia naik 4 persen setelah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran di Teluk Persia.

Menurut laporan Pars Today yang mengutip IRNA, menyusul meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran di kawasan Teluk Persia, harga minyak mentah Amerika Serikat hingga pukul 21.15 waktu Pantai Timur AS (ET) naik 4,1 persen menjadi US$74,33 per barel.

Sementara itu, harga minyak Brent juga meningkat 3,88 persen menjadi US$78,96 per barel.

Di sisi lain, Humas Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dalam sebuah pernyataan mengumumkan bahwa:

"Personel Angkatan Dirgantara IRGC, dalam tahap ketiga operasi balasan sebagai respons terhadap agresi Amerika Serikat, telah menghancurkan sepenuhnya depot bahan bakar dan sistem pertahanan udara Patriot di pangkalan militer Amerika di Ali Al Salem, Kuwait, serta sebuah sistem radar strategis FPS di Pangkalan Ahmad Al Jaber."

Pernyataan tersebut juga menyebutkan bahwa IRGC telah menyerang fasilitas utama pemeliharaan dan perbaikan helikopter, hanggar pesawat peperangan elektronik P-8, serta pusat komando dan pengendalian pesawat nirawak (drone) militer Amerika Serikat di Pangkalan Sheikh Isa, Bahrain.

Selain itu, beberapa gudang besar rudal dan depot bahan bakar di Pangkalan Udara Pangeran Hassan di Yordania disebut telah dibakar melalui serangan rudal dan drone.

Pernyataan tersebut juga menyatakan bahwa drone-drone milik Angkatan Darat Republik Islam Iran menyerang lokasi penempatan pasukan, sistem pertahanan udara dan rudal, bunker perlindungan, serta hanggar pendukung militer Amerika Serikat di Kuwait.