Iran Minta Arab Saudi Berbenah Diri
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, mereaksi keras pernyataan intervensif Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir tentang Iran, dan mendesak pemerintah Riyadh untuk memperbaiki dirinya daripada mengulangi klaim-klaim tak berdasar.
Bahram Qassemi, seperti dilaporkan Tasnimnews, Rabu (31/8/2016) mengatakan bahwa para pejabat Saudi alih-alih mengeluarkan jeritan putus asa dan mengulangi tuduhan usang terhadap pihak lain, lebih baik berpikir tentang perbaikan cara-cara mereka sendiri.
Dia menegaskan bahwa para pejabat Saudi yang sudah terjebak dalam rawa berdarah terorisme dan pembantaian anak-anak tak berdosa dan perempuan di Yaman, Suriah dan Irak, harus memikirkan perbaikan cara mereka sendiri, bukan mengulangi klaim basi.
"Meskipun Saudi terus mencoba untuk menutupi realitas seperti, keterlibatannya dalam kegiatan teroris paling keji di dunia sampai pembantaian anak-anak di Yaman dengan uang minyak, sekarang publik dunia tahu betul bahwa sumber utama bara api ini adalah rezim Saudi dan sekte Wahabisme, yang merupakan elemen dasar untuk keberlangsungan kehidupan politik rezim Al Saud," ujar Qassemi.
Menlu Arab Saudi dalam sebuah pernyataan baru-baru ini di Beijing, menuding Republik Islam Iran menyebarluaskan instabilitas di Timur Tengah. (RM)