IRGC Bombardir Pangkalan Militer AS di Yordania dan Erbil
https://parstoday.ir/id/news/iran-i193700-irgc_bombardir_pangkalan_militer_as_di_yordania_dan_erbil
Humas Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengumumkan penghancuran tempat tinggal personel militer Amerika Serikat dan beberapa jet tempur di Yordania, sistem pertahanan udara Patriot, sebuah balon mata-mata, serta tempat tinggal teroris Amerika di Erbil.
(last modified 2026-07-25T04:28:02+00:00 )
Jul 25, 2026 11:24 Asia/Jakarta
  • IRGC Bombardir Pangkalan Militer AS di Yordania dan Erbil

Humas Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengumumkan penghancuran tempat tinggal personel militer Amerika Serikat dan beberapa jet tempur di Yordania, sistem pertahanan udara Patriot, sebuah balon mata-mata, serta tempat tinggal teroris Amerika di Erbil.

Menurut Pars Today yang mengutip kantor berita IRIB (Islamic Republic of Iran Broadcasting), teks lengkap pernyataan Humas Korps Garda Revolusi Islam Iran adalah sebagai berikut:

Wahai rakyat Iran yang mulia dan penuh pengorbanan,

Keteguhan luar biasa yang kalian tunjukkan setiap hari semakin menampakkan kebenaran di dunia yang bercahaya ini dan semakin mengisolasi kezaliman serta kesombongan. Hal itu membuat para pejuang semakin berharap pada kemenangan akhir dan membuat musuh-musuh kemanusiaan semakin putus asa.

Putra-putra kalian yang penuh semangat di Angkatan Udara dan Antariksa IRGC, dalam kelanjutan operasi penghukuman mereka, pada gelombang ke-27 Operasi Nasr-2 dengan sandi mulia "Ya Abasaleh al-Mahdi, tolonglah aku", melalui serangan dahsyat lainnya terhadap pangkalan Amerika di Al-Azraq, Yordania, telah menyebabkan kerusakan besar pada beberapa jet tempur dan dengan menghancurkan salah satu tempat tinggal personel militer Amerika, membunuh serta melukai sejumlah dari mereka.

Rezim Amerika yang membunuh anak-anak, dengan jelas berbohong kepada rakyatnya sendiri dan pihak lain mengenai jumlah korban tewas. Kami mengundang pusat-pusat penelitian dan media untuk melakukan penyelidikan lapangan terkait hal ini.

Dalam operasi mengejutkan lainnya, para pejuang Islam menghancurkan sebuah sistem pertahanan udara Patriot dan sebuah balon mata-mata milik rezim Amerika yang membunuh anak-anak di Erbil, serta menjadikan tempat tinggal para teroris Amerika sebagai sasaran.

Rezim Amerika yang zalim dan ilegal, jika melanjutkan tindakan jahatnya, akan menghadapi berbagai bentuk respons yang berbeda.