Hujatul Islam Qazi-Askar: Perlawanan akan Memaksa Musuh Mundur
Pengelola Kompleks Makam Abdul Azim menyatakan bahwa pesan utama Arba'in adalah perlawanan terhadap kubu arogan dan penindas global.
Menurut Pars Today, mengutip IRNA, Hujjatul Islam wal Muslimin Seyyed Ali Qazi-Askar, pengelola Shrine of Abdol Azim, pada Selasa dalam acara Jalan Kaki Arba'in bagi mereka yang tidak dapat berziarah ke Karbala, menyampaikan apresiasi atas besarnya partisipasi masyarakat.
Ia mengatakan bahwa jumlah peserta tahun ini tidak dapat dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya dan merupakan wujud kecintaan masyarakat kepada Ahlul Bait serta budaya Arba'in.
Qazi-Askar menjelaskan bahwa pesan pertama ziarah Arba'in adalah bahwa satu-satunya cara menghadapi kaum arogan dan penindas adalah melalui perlawanan, dan perlawanan pada akhirnya akan membawa kemenangan.
Menurutnya, bangsa Iran saat ini juga terinspirasi oleh budaya Asyura untuk tidak mundur menghadapi berbagai ancaman, dan keteguhan itulah yang membuat musuh gagal mencapai tujuannya.
Ia menambahkan bahwa kebangkitan bangsa-bangsa tidak hanya terjadi di Iran. Menurutnya, masyarakat di berbagai negara kini semakin menyadari kebijakan Amerika Serikat dan rezim Zionis, sementara Front Perlawanan di Irak, Lebanon, Yaman, dan negara-negara lain mencerminkan dampak dari kesadaran tersebut.
Qazi-Askar juga menekankan pentingnya jihad tabyin (upaya memberikan penjelasan dan pencerahan). Ia mengatakan bahwa semua pihak yang memiliki kemampuan harus memanfaatkan media massa dan media sosial untuk mengungkap kejahatan musuh serta meningkatkan kesadaran publik, karena, menurutnya, era dominasi negara-negara adidaya melalui pemaksaan kekuatan sedang menuju akhirnya.