Iran Mengecam Kejahatan Terbaru Rezim Zionis di Lebanon
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengecam keras serangan brutal rezim Zionis terhadap berbagai wilayah di Lebanon, termasuk Al-Anshar, dataran tinggi Ali al-Taher, Nabatieh al-Fawqa, dan Deir al-Zahrani, yang mengakibatkan 11 orang gugur, termasuk tiga anak dan dua perempuan dari satu keluarga, serta melukai beberapa orang lainnya dan menghancurkan bangunan tempat tinggal serta fasilitas sipil.
Menurut Pars Today yang mengutip IRNA, Esmaeil Baghaei, pada Sabtu malam menyinggung berlanjutnya agresi militer rezim Zionis terhadap Lebanon dan pelanggaran terhadap kedaulatan nasional serta integritas teritorial negara tersebut. Ia menyayangkan berlanjutnya sikap diam dan tidak adanya tindakan dari Dewan Keamanan PBB terhadap pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional dan hukum humaniter internasional.
Baghaei menegaskan perlunya menghentikan tindakan agresif rezim Israel di Lebanon selatan serta segera menarik diri dari wilayah-wilayah Lebanon yang masih diduduki.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran tersebut juga memuji perlawanan bermartabat rakyat Lebanon dalam menghadapi agresi rezim pendudukan. Ia mengingatkan kembali bahwa Lebanon memiliki hak yang sah dan legal untuk menggunakan segala sarana guna mempertahankan eksistensi negara tersebut dari agresi rezim pendudukan.
Ia juga menegaskan solidaritas Republik Islam Iran terhadap Lebanon dalam upayanya mempertahankan kedaulatan nasional, kemerdekaan, dan martabat negara tersebut.