Tehran Pindahkan Tempat Sampah ke Bawah Tanah untuk Kurangi Polusi Visual
-
Tempat sampah di Tehran
Pars Today - Pemerintah kota Tehran, dalam upaya menata tempat sampah, telah memasukkan pengembangan tempat sampah bawah tanah ke dalam agenda kerjanya, sebuah proyek yang telah diterapkan di beberapa distrik Tehran dan di kota-kota di berbagai Iran.
Melaporkan dari koresponden Mehr News, Sabtu, 29 Agustus 2026, selama bertahun-tahun, tempat sampah di sudut-sudut jalan dan gang-gang Tehran telah menjadi bagian dari pemandangan kota sehari-hari. Tempat sampah yang terkadang sampah berserakan di sekitarnya, dan kehadiran pemulung semakin mengacaukan keadaan di sekitarnya, sebuah masalah yang, selain menciptakan polusi visual, juga menyebabkan masalah seperti bau tak sedap dan rembesan cairan sampah (lindi).
Kini, manajemen kota mengejar solusi lain untuk menata situasi ini: memindahkan tempat sampah ke bawah tanah. Uji coba proyek ini telah dimulai di beberapa distrik Tehran, dan jika berhasil, direncanakan akan diperluas ke lebih banyak lokasi di ibu kota.
Pengalaman Menerapkan Tempat Sampah Bawah Tanah
Davoud Goodarzi, Wakil Walikota untuk Layanan Perkotaan dan Lingkungan Hidup, dalam wawancara dengan Mehr tentang status terbaru penerapan tempat sampah bawah tanah, mengatakan, "Kami telah melaksanakan proyek ini di Distrik 17 dan Distrik 12, dan juga menerapkan sebuah model di Distrik 2. Ini berhasil, dan kami sedang mengembangkannya, dan itu termasuk dalam program kami tahun ini untuk menambah jumlahnya. Selain itu, setiap distrik telah memulai penerapan proyek ini."
Menurut Organisasi Manajemen Limbah, uji coba tempat sampah bawah permukaan di Distrik 12 dan 17 dinilai berhasil. Mengurangi akses pemulung dan hewan pengerat ke limbah, mengurangi polusi visual, mengurangi lindi, dan mengurangi bau tak sedap adalah beberapa fungsi yang dikaitkan dengan tempat sampah ini.
Dengan menempatkan bagian utama tempat sampah di bawah permukaan tanah, tempat sampah bawah tanah menempati lebih sedikit ruang di permukaan jalan dan dapat mencegah penyebaran sampah di sekitar tempat sampah, sebuah masalah yang, jika diterapkan dengan benar dan dikosongkan secara teratur, dapat membantu meningkatkan kebersihan jalan.
Pengembangan Tempat Sampah di Lebih Banyak Lokasi di Tehran
Penerapan model awal di beberapa distrik kini telah mengarah pada rencana untuk mengembangkan tempat sampah ini di seluruh ibu kota. Menurut para pejabat, proyek ini direncanakan akan diperluas ke 200 hingga 300 lokasi lain di Tehran, dan beberapa distrik telah memulai penerapannya.
Goodarzi juga, dengan menekankan keberhasilan model yang diterapkan, mengumumkan bahwa pengembangan tempat sampah bawah tanah telah dimasukkan dalam program tahun ini, sebuah program yang akan meningkatkan jumlah tempat sampah ini di berbagai distrik.
Namun, keberhasilan akhir proyek tidak hanya diukur dengan peningkatan jumlah tempat sampah; mengurangi penyebaran sampah, membatasi akses pemulung dan hewan pengerat, mengurangi lindi dan bau tak sedap, dan meningkatkan penampilan visual lingkungan adalah indikator terpenting yang dapat menentukan tingkat efektivitas proyek ini.
Sekarang, Tehran sedang dalam proses memindahkan sebagian tempat sampahnya dari permukaan jalan ke bawah tanah, sebuah proyek yang, jika pengembangannya disertai dengan pengosongan rutin dan pemeliharaan yang tepat, dapat mengurangi beberapa masalah lama tempat sampah di lingkungan ibu kota.
Pengalaman Global Tempat Sampah Bawah Tanah
Tempat sampah bawah tanah bukan hanya pengalaman Tehran, karena ini juga digunakan di sejumlah kota di dunia. Di Eropa, kota-kota seperti Antwerp di Belgia, Porto di Portugal, Rotterdam di Belanda, Florence di Italia, Hamburg di Jerman, dan Barcelona di Spanyol telah menggunakan berbagai jenis tempat sampah bawah tanah untuk pengumpulan limbah.
"Kota Tehran memulai proyek untuk memindahkan tempat sampah ke bawah tanah untuk mengatasi masalah polusi visual, bau, dan lindi yang terkait dengan tempat sampah terbuka. Uji coba di Distrik 12, 17, dan 2 dinilai berhasil, dan proyek ini direncanakan akan diperluas ke 200-300 lokasi lain. Tempat sampah bawah tanah mengurangi akses pemulung dan hewan, mengurangi bau dan lindi, serta meningkatkan kebersihan dan estetika lingkungan."(Sail)