Ghalibaf: Kebohongan Depkeu AS Tidak Bisa Kendalikan Harga Minyak
Ketua Parlemen Republik Islam Iran, sebagai tanggapan atas harga minyak Brent yang menembus 105 dolar, mengunggah sebuah grafik mengenai tidak efektifnya langkah-langkah Departemen Keuangan Amerika Serikat dalam mengendalikan harga minyak di masa mendatang dan menulis: “Berpura-puralah bahwa Anda tidak tahu apa tahap berikutnya.”
Menurut Pars Today, mengutip IRIB, Mohammad Bagher Ghalibaf, Ketua Parlemen Republik Islam Iran, sebagai tanggapan atas harga minyak Brent yang menembus 105 dolar, mengunggah sebuah grafik yang menunjukkan tidak efektifnya langkah-langkah Departemen Keuangan Amerika Serikat dalam mengendalikan harga serta kecenderungan harga minyak untuk terus meningkat di masa mendatang. Dalam akun X-nya, ia menulis:
“Jika Anda sedang mencari petunjuk mengenai masa depan pasar minyak sementara para pejabat ekonomi pemerintah Amerika Serikat tidak mengatakan apa-apa, mari kita melihat masa depan: Departemen Keuangan akan mengerahkan seluruh persenjataan instrumennya yang tidak efektif untuk mengendalikan harga minyak (seperti menyebarkan kebohongan melalui Axios, melakukan intervensi pasar, melepas cadangan minyak, dan sebagainya), tetapi tidak akan berdampak pada penurunan harga. Lihatlah grafik ini, tetapi berpura-puralah bahwa Anda tidak tahu apa tahap berikutnya.”