Gharibabadi: Iran Siap Menghadapi Skenario Apapun !
https://parstoday.ir/id/news/iran-i198510-gharibabadi_iran_siap_menghadapi_skenario_apapun_!
Wakil Menteri Luar Negeri Iran untuk Urusan Hukum dan Internasional, Kazem Gharibabadi, menyatakan bahwa Iran siap menghadapi setiap skenario. Ia menegaskan, “Kami siap untuk diplomasi maupun perang dan membela negara.”
(last modified 2026-10-13T04:03:48+00:00 )
Okt 13, 2026 10:24 Asia/Jakarta
  • Gharibabadi: Iran Siap Menghadapi  Skenario Apapun !

Wakil Menteri Luar Negeri Iran untuk Urusan Hukum dan Internasional, Kazem Gharibabadi, menyatakan bahwa Iran siap menghadapi setiap skenario. Ia menegaskan, “Kami siap untuk diplomasi maupun perang dan membela negara.”

Menurut Pars Today, mengutip kantor berita IRNA, Kazem Gharibabadi dalam wawancara dengan jaringan televisi Al Arabi menyatakan bahwa Teheran sedang menyelesaikan tanggapannya terhadap pertimbangan dan pandangan pihak Amerika Serikat mengenai proposal yang diajukan Iran di New York.

Menyoroti proses perundingan antara Iran dan Amerika Serikat, ia menegaskan bahwa Republik Islam Iran terus berpartisipasi dalam dialog tersebut. Namun, pihak Amerika Serikat telah melanggar komitmen-komitmennya berdasarkan nota kesepahaman Islamabad.

Pada Minggu malam, Gharibabadi juga menyampaikan dalam konferensi pers bersama perwakilan media dalam dan luar negeri di Bandar Abbas, Iran selatan, mengenai proposal tujuh hari dan sikap Amerika Serikat terhadapnya. Ia mengatakan bahwa proposal tersebut telah disampaikan melalui para perantara dan mediator, dan pandangan pihak Amerika Serikat telah diterima serta sedang dikaji. Setelah pembahasan internal selesai, tanggapan Iran akan disampaikan melalui jalur yang sama.

Namun, ia menegaskan bahwa kembalinya kondisi ke keadaan normal dan dibukanya Selat Hormuz sepenuhnya bergantung pada kesediaan Amerika Serikat untuk kembali memenuhi komitmen-komitmen sebelumnya.

Gharibabadi menekankan bahwa kembalinya Amerika Serikat pada komitmennya merupakan bagian mendasar yang tidak terpisahkan. Setiap langkah selanjutnya yang akan diambil Republik Islam Iran akan bergantung pada hal tersebut.