Mengapa Yaman Memperluas Bank Targetnya di Saudi?
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i198384-mengapa_yaman_memperluas_bank_targetnya_di_saudi
Pars Today - Pendalaman kejahatan Arab Saudi di Yaman dan sikap keras kepala pada opsi peningkatan ketegangan membuat Angkatan Bersenjata Yaman menempatkan diversifikasi dan perluasan serangan mereka terhadap bank target serta infrastruktur Saudi dalam agenda mereka.
(last modified 2026-10-11T06:23:49+00:00 )
Okt 11, 2026 13:21 Asia/Jakarta
  • Bandara Riyadh terkena serangan Yaman
    Bandara Riyadh terkena serangan Yaman

Pars Today - Pendalaman kejahatan Arab Saudi di Yaman dan sikap keras kepala pada opsi peningkatan ketegangan membuat Angkatan Bersenjata Yaman menempatkan diversifikasi dan perluasan serangan mereka terhadap bank target serta infrastruktur Saudi dalam agenda mereka.

Melansir Mehr News mengutip situs berita Al-Masirah dengan mengangkat pertanyaan "Mengapa Angkatan Bersenjata Yaman dalam kondisi saat ini memperluas cakupan bank targetnya di Arab Saudi", menulis bahwa Angkatan Bersenjata Yaman dalam kerangka persamaan "blokade dibalas blokade" mengembangkan operasi-operasi kualitatif mereka dengan memperluas larangan terbang terhadap musuh Saudi.

Penutupan Bandara-Bandara Penting Arab Saudi

Data dari situs Flightradar menunjukkan bahwa sejak Sabtu (10/10) malam penerbangan di Bandara Internasional King Fahd di Kota Dammam, Arab Saudi timur, dihentikan. Situs ini tidak menyebutkan alasan penghentian tersebut, tetapi aktivis dan media internasional menerbitkan laporan tentang adanya ancaman terhadap bandara ini.

Berdasarkan data terkini, perkembangan ini menunjukkan perluasan operasi Yaman di kedalaman wilayah musuh Saudi, langkah yang bertujuan memperluas cakupan target ke arah bandara-bandara dan sejalan dengan intensifikasi tekanan udara sebagai respons terhadap blokade yang diberlakukan Arab Saudi atas Yaman.

Sementara itu, penerbangan masuk dan keluar Bandara Internasional Riyadh juga masih terhenti menyusul serangan rudal dan drone berulang dari angkatan bersenjata Yaman.

Kerugian Penutupan Navigasi Udara

Dalam kaitan ini, para pengamat menilai penghentian aktivitas Bandara Internasional King Fahd, selain penutupan Bandara Riyadh yang diperpanjang hingga 24 jam ke depan, dapat mendatangkan kerugian lebih besar bagi musuh Saudi.

Larangan terbang Yaman menyebabkan investor kehilangan minat dan menghentikan roda pariwisata serta pergerakan ekonomi Arab Saudi, terlebih lagi karena musuh Saudi dalam investasinya bergantung pada penguatan proyek-proyek transportasi udara, tetapi konsekuensi dari berlanjutnya agresi dan blokade terhadap bangsa Yaman telah memindahkan penderitaan itu ke dalam Arab Saudi dan menghambat pelaksanaan visi serta program ekonomi Saudi.

Motif Perluasan Bank Target Yaman di Arab Saudi

Dengan demikian, menjadi jelas bagi semua bahwa berlanjutnya agresi dan blokade terhadap bangsa Yaman mendorong angkatan bersenjata negara itu memperluas "bank target", langkah yang mewujudkan kelumpuhan total pergerakan vital dan ekonomi Arab Saudi. Perkembangan ini memperdalam kebuntuan ekonomi, militer, dan politik musuh Saudi dan menempatkannya di hadapan satu-satunya opsi untuk melewati krisis ini: menghentikan agresi dan mencabut blokade terhadap bangsa Yaman.

Taufiq al-Humairi, penulis dan jurnalis Yaman, dalam kaitan ini menegaskan bahwa kejahatan Arab Saudi terhadap rakyat Yaman adalah kejahatan perang menyeluruh dan cerminan kebangkrutan militer serta politik rezim Saudi.

Al-Humairi menjelaskan bahwa penargetan fasilitas sipil dan sumber penghidupan warga, termasuk rumah hakim Ali al-Samei, Bandara Sanaa, dan fasilitas sektor swasta, tidak hanya gagal mencapai sasarannya, tetapi justru memperkuat tekad warga Yaman untuk melanjutkan perlawanan.

Ia menambahkan bahwa Yaman juga memperluas opsinya sebagai balasan dan memulai serangan terhadap pusat-pusat gravitasi Arab Saudi, khususnya fasilitas minyak dan simbol-simbol kedaulatan di Riyadh. Serangan ini dilakukan dalam kerangka persamaan "ketegangan dibalas ketegangan" dan sebagai respons terhadap agresi rezim Al Saud selama 24 jam terakhir.

Hentikan Perang; Satu-Satunya Opsi di Hadapan Saudi

Al-Humairi menegaskan bahwa berlanjutnya kejahatan ini tidak akan menghambat kemajuan terhadap pergerakan militer Saudi dan tidak akan mengubah posisi Yaman dalam mendukung Gaza. Ia menegaskan bahwa penargetan infrastruktur vital kehidupan tidak akan membuat bangsa Yaman menyerah atau putus asa, justru eskalasi ketegangan dari pihak Saudi ini memperberat "tagihan balasan dan hukuman" dan Angkatan Bersenjata Yaman akan terus mengembangkan operasi mereka hingga runtuhnya sasaran para agresor.

Al-Humairi menambahkan bahwa "bank target" Yaman sedang meluas dan opsi-opsi pencegahan menjadi lebih beragam. Hal ini bersamaan dengan pukulan-pukulan menyakitkan yang menyasar pusat-pusat gravitasi Arab Saudi. Ia mengingatkan bahwa operasi Yaman diarahkan pada fasilitas minyak, vital, serta Riyadh sebagai pusat kedaulatan, itu pun dengan biaya besar yang dikeluarkan Arab Saudi untuk sistem pertahanan udara dan intersepsi yang dibeli dari Amerika Serikat, Eropa, rezim Zionis, Tiongkok, dan negara-negara lain.

Menurut Al-Humairi, ketidakmampuan sistem-sistem ini mencegah pukulan Yaman membuktikan keterbatasan kemampuan mereka dalam melindungi fasilitas dan pusat-pusat yang menjadi target, dan ia menegaskan bahwa angkatan bersenjata Yaman akan terus memperluas opsi dan mengembangkan kemampuan pencegahan mereka.

"Angkatan Bersenjata Yaman memperluas bank targetnya di Arab Saudi sebagai respons atas agresi dan blokade yang berlanjut. Bandara Internasional King Fahd di Dammam dan Bandara Riyadh terhenti operasinya akibat serangan rudal dan drone Yaman. Para pengamat menilai langkah ini memperdalam kebuntuan ekonomi, militer, dan politik Saudi, sehingga satu-satunya opsi yang tersisa adalah menghentikan agresi dan mencabut blokade Yaman."(Sail)