Rubio Menuntut Penghentian Serangan ke Arab Saudi
https://parstoday.ir/id/news/world-i198372-rubio_menuntut_penghentian_serangan_ke_arab_saudi
Pars Today - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat dalam pernyataannya yang sepihak tanpa mempertimbangkan serangan dan agresi Saudi serta blokade zalimnya terhadap Yaman, menilai Ansarullah bertanggung jawab atas serangan ini dan mengonfirmasi bahwa serangan ini mengakibatkan korban termasuk seorang warga negara Amerika.
(last modified 2026-10-11T05:19:47+00:00 )
Okt 11, 2026 12:17 Asia/Jakarta
  • Marco Rubio, Menteri Luar Negeri Amerika
    Marco Rubio, Menteri Luar Negeri Amerika

Pars Today - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat dalam pernyataannya yang sepihak tanpa mempertimbangkan serangan dan agresi Saudi serta blokade zalimnya terhadap Yaman, menilai Ansarullah bertanggung jawab atas serangan ini dan mengonfirmasi bahwa serangan ini mengakibatkan korban termasuk seorang warga negara Amerika.

Melansir ISNA, Minggu, 11 Oktober 2026, Marco Rubio, Menteri Luar Negeri Amerika setelah tewasnya seorang warga negara Amerika di Bandara King Khalid Riyadh, mengumumkan solidaritas Washington dengan Riyadh dan rakyatnya dan mengklaim, "Serangan mengerikan ini harus segera dihentikan."

Dalam perkembangan terbaru, akibat gangguan operasi Bandara Internasional King Khalid, semua penerbangan dari bandara Kairo dan Alexandria ke Riyadh ditangguhkan.

Donald Trump, Presiden Amerika juga mengatakan, "Kami berkomunikasi dengan Houthi (Ansarullah) dan akan melihat apa yang terjadi, tetapi apa yang mereka lakukan sangat buruk."

Trump tanpa mempertimbangkan serangan agresif Arab Saudi terhadap Yaman dan dengan menyatakan bahwa serangan ke Arab Saudi mengerikan dan Saudi mampu mempertahankan negaranya, menambahkan, "Saya belum berbicara dengan Putra Mahkota Saudi, tetapi akan berbicara. Apa yang terjadi sama sekali tidak dapat diterima."

"Menlu AS Marco Rubio, setelah tewasnya seorang warga Amerika di Bandara King Khalid Riyadh, menilai Ansarullah bertanggung jawab atas serangan, tanpa mempertimbangkan agresi Saudi dan blokade zalimnya terhadap Yaman. Ia mengumumkan solidaritas Washington dengan Riyadh dan menuntut serangan 'mengerikan' ini segera dihentikan."(Sail)