Soal Agresi Yaman, Iran Beri Pencerahan kepada Saudi
Misi Tetap Republik Islam Iran untuk PBB dalam sebuah pernyataan pada Sabtu (17/9/2016), menolak tuduhan Arab Saudi tentang transfer senjata ke Yaman oleh Tehran dan pelanggaran resolusi 2216 Dewan Keamanan.
Iran dengan tegas menolak tuduhan, sebagaimana yang tercantum dalam surat Arab Saudi kepada Presiden Dewan Keamanan PBB tentang pengiriman senjata ke Yaman dan pelanggaran resolusi 2216.
"Tuduhan itu sama sekali tidak berdasar dan bertujuan untuk menutupi kejahatan Riyadh terhadap rakyat Yaman," kata rilis tersebut.
"Saudi terlibat dalam sebuah perang besar selama lebih dari 1,5 tahun, perang yang tidak berimbang dan tidak rasional terhadap rakyat Yaman, di mana mereka telah melakukan kejahatan yang tak terbantahkan terhadap warga sipil, anak-anak dan perempuan Yaman," tegas Misi Tetap Iran di PBB.
Arab Saudi juga sudah menghancurkan banyak infrastruktur sipil Yaman dan tidak ragu-ragu untuk meratakan gedung sekolah dan rumah sakit.
"Sungguh aneh ketika Saudi mengadu ke PBB tentang penggunaan senjata di Yaman bahkan saat mereka sendiri membeli puluhan miliar dolar senjata dan kemudian menggunakannya terhadap orang-orang Yaman," tambahnya.
Republik Islam Iran tidak percaya pada solusi militer di Yaman dan selalu mendesak untuk penyelesaian konflik melalui dialog serta kembali kepada mekanisme hukum demi mencapai resolusi damai. (RM)