Korps Elite Iran: Kami Memantau Pergerakan di Kawasan
Wakil Komandan Korps Garda Revolusi Islam Iran (Pasdaran) mengatakan, "Kami mengumumkan kepada dunia bahwa kami akan mengambil semua tindakan demi membela keamanan nasional, daratan dan wilayah perairan Iran, tetapi ini bukan tindakan provokatif."
Hadir dalam program Titre Emshab televisi IRINN pada Ahad (18/9/2016) malam, Brigadir Jenderal Hossein Salami menuturkan, "Pertahanan adalah tugas profesional kami dan Pasdaran berkewajiban memantau gerakan semua kapal di Teluk Persia, Selat Hormuz dan Laut Oman."
"Kekuatan pertahanan Iran sudah mencapai level di mana musuh terutama Amerika Serikat selalu bersikap hati-hati dan segan dan mereka berurusan dengan itu dengan rasa takut dan kecemasan," tambahnya.
Brigjend Salami menjelaskan bahwa AS dan rezim Zionis Israel telah menyerang 14 negara Islam dalam 38 tahun terakhir dan mengobarkan 12 perang di kawasan. Jadi, jika kita tidak memiliki kekuatan pertahanan dan daya tangkal, AS tidak akan bersikap seperti sekarang ini dengan Iran.
"Jika kita tidak punya kekuatan pertahanan, AS tidak akan sudi duduk di meja perundingan dalam masalah nuklir dan tidak akan memilih jalur diplomasi," kata Brigjend Salami.
Menurutnya, musuh mengetahui realitas kekuatan pertahanan kita dan supaya musuh tidak salah perhitungan, kita mempertontonkan sebagian dari simbol kekuatan pertahanan.
"Tentu saja bagian tersembunyi dari kekuatan militer kita jauh lebih besar dari bagian yang dipamerkan," tandasnya.
Brigjend Salami lebih lanjut mengatakan bahwa kami sudah membangun kekuatan sehingga memaksa musuh untuk menahan diri dan mereka tahu bahwa mereka harus hidup dengan realitas ini.
Ia menilai Pemimpin Besar Revolusi Islam, bangsa dan iman sebagai unsur terpenting kekuatan Iran. Selama unsur itu saling terkait, maka sama sekali tidak ada bahaya yang bisa mengancam Iran. (RM)