Rouhani: Kekuatan Besar Gunakan Isu Terorisme untuk Kepentingannya
Presiden Republik Islam Iran mengatakan, sejumlah kekuatan besar meluncurkan sebuah pertunjukan politik dengan tema memerangi terorisme.
Hassan Rouhani mengatakan hal itu dalam jumpa pers di akhir kunjungannya ke Provinsi Markazi, Senin (24/10/2016) ketika menyinggung posisi Iran terhadap transformasi di kawasan.
"Penyebab kelanjutan persoalan terorisme di kawasan Timur Tengah adalah tidak adanya keinginan kekuatan-kekuatan Barat untuk mengakhiri persoalan ini, padahal persoalan tersebut dan akibatnya juga mengenai mereka, "imbuhnya.
Presiden Iran menegaskan, sejumlah kekuatan besar menggunakan kelompok-kelompok teroris sebagai alat untuk mencapai tujuan-tujuan ilegalnya, dan hingga sekarang mereka tidak memiliki langkah positif apapun untuk menangani terorisme.
Rouhani menilai posisi Iran terhadap isu terorisme di kawasan sebagai sangat jelas. Ia menjelaskan, Iran menilai intervensi negara-negara asing tanpa koordinasi negara tuan rumah sebagai langkah yang sangat berbahaya, dan Tehran meyakini bahwa pemerintah Irak dan Suriah harus meminta bantuan terlebih dahulu hingga negara lain bisa masuk ke wilayah mereka dan melakukan tindakan anti-terorisme.
Presiden Iran menyebut intervensi asing sejumlah negara di kawasan sebagai tindakan yang bertentangan dengan prinsip-prinsip internasional, di mana tindakan ini akan memperburuk ketidakamanan di Timur Tengah.
Rouhani lebih lanjut menyinggung program pemerintah untuk kemakmuran ekonomi Iran.
"Banyak negara dan investor asing yang berminat untuk berpartisipasi dengan perusahaan-perusahaan industri dan ekonomi Republik Islam Iran, dan dalam konteks ini telah ditandatangani berbagai Nota Kesepahaman (MoU) dan kontrak, " pungkasnya. (RA)