Terus Menunggak, Iran Hentikan Ekspor Listriknya ke Turki
Deputi Menteri Energi Iran mengumumkan, utang perusahaan-perusahaan Turki pemasok listrik dari Iran, yang mencapai sekitar 200 juta dolar, menjadi alasan penghentian ekspor listrik ke Turki.
Houshang Falahatian, Deputi Menteri Energi Iran (4/11) kepada Mehr News menuturkan, sejak beberapa bulan lalu Iran sudah menyetop ekspor listriknya ke Turki.
Menurutnya, alasan terpenting dihentikannya ekspor listrik Iran ke Turki karena tidak dibayarnya tunggakan ekspor listrik oleh perusahaan-perusahaan importir listrik Turki.
Deputi Menteri Energi Iran menambahkan, sejumlah pembicaraan terkait pembayaran tunggakan ekspor listrik Iran oleh Turki dan dimulainya kembali ekspor listrik ke negara itu, sudah dilakukan.
Falahatian menerangkan, diprediksikan dalam waktu 4-5 bulan mendatang, terbuka peluang pembayaran tagihan ekspor listrik Iran oleh Turki.
"Jika pembayaran utang bisa dipastikan, maka kemungkinan dimulainya kembali ekspor listrik ke perusahaan-perusahaan importir Turki, dapat terbuka," ujarnya.
Pada saat yang sama dikabarkan, utang listrik Irak, negara konsumen listrik terbesar Iran di kawasan, kepada Tehran ditaksir mencapai satu milyar dolar.
Sebelumnya sejumlah media Turki menjelaskan alasan dihentikannya ekspor listrik Iran ke Turki dan mengatakan, mengingat volume curah hujan yang tinggi di musim gugur tahun ini, kapasitas bendungan-bendungan Turki penuh dan bahkan meluap, dengan bertambahnya kapasitas air di bendungan-bendungan Turki dan bertambahnya produksi listrik di pusat-pusat pembangkit tenaga listrik negara ini, maka Ankara meminta penghentian ekspor listrik dari Iran. (HS)