Zarif: Lebanon Simbol Perlawanan dan Kemenangan di Kawasan
-
Menlu Iran di Beirut
Menteri Luar Negeri Iran menganggap Lebanon sebagai simbol perlawanan dan kemenangan di kawasan.
Mohammad Javad Zarif, Menlu Iran yang tengah berada di Lebanon, Selasa (8/11) di hadapan para diplomat dan pejabat Iran di negara itu mengatakan, peran Hizbullah dan pemimpinnya, Sayid Hassan Nasrullah sebagai simbol perlawanan, menjadi kebanggaan bagi kawasan.
Zarif juga menyinggung urgensitas Lebanon dan transformasi regional dan menuturkan, kesepakatan seluruh kelompok Lebanon dan kompromi politik yang dihasilkan di negara ini untuk memilih presiden, adalah sebuah peristiwa penting yang tidak mungkin dicapai tanpa tekad dan kehendak rakyat serta seluruh elemen politik negara ini.
Menlu Iran menjelaskan, rakyat tertindas Yaman dan Suriah harus menanggung akibat dari permainan politik destruktif yang dipraktikkan sejumlah negara kawasan.
"Rencana Aksi Komprehensif Bersama, JCPOA tidak menciptakan kekuatan bagi Iran, tapi mencegah upaya pelemahan kekuatan Iran, oleh karena itu sebagian negara merasa khawatir dan marah dengan kondisi ini," ujarnya.
Dalam pertemuan itu, Zarif mengenang syahid Ghazanfar Roknabadi, mantan Dubes Iran untuk Lebanon dan menyebut tugas para diplomat sebagai sebuah tugas bersejarah dan berat.
Ia menerangkan, setiap waktu dan kesempatan harus digunakan dengan baik dan cerdas untuk mewujudkan stabilitas dan kemajuan kawasan. (HS)