Khatib Shalat Jumat Tehran: Rezim Al Khalifa Kehilangan Legitimasinya
https://parstoday.ir/id/news/iran-i31417-khatib_shalat_jumat_tehran_rezim_al_khalifa_kehilangan_legitimasinya
Khatib Shalat Jumat Tehran mengatakan, eksekusi terhadap tiga aktivis dan revolusioner Bahrain akan menyebabkan hilangnya legitimasi rezim Al Khalifa.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jan 20, 2017 14:08 Asia/Jakarta
  • Khatib Shalat Jumat Tehran: Rezim Al Khalifa Kehilangan Legitimasinya

Khatib Shalat Jumat Tehran mengatakan, eksekusi terhadap tiga aktivis dan revolusioner Bahrain akan menyebabkan hilangnya legitimasi rezim Al Khalifa.

"Rakyat Bahrain sedang mencari kebebasan legal dan hak sah mereka untuk memilih, namun rezim penguasa negara ini menumpas para penuntut kebebasan Bahrain, dan sekarang penjara-penjara rezim ini dipenuhi oleh ulama dan  para penuntut kebebasan, "kata Hujjatul Islam Kazem Seddiqi dalam khutbah Jumat kedua di Tehran, ibukota Republik Islam Iran, Jumat (20/1/2017).

 

Ia menambahkan, kesabaran dan resistensi rakyat Bahrain yang meneladani Revolusi Islam Iran dan penumpahan darah orang-orang tak berdosa oleh rezim Al Khalifa akan mempercepat keruntuhan rezim ini.

 

Rezim Al Khalifa pada 15 Januari 2017 mengeksekusi tiga aktivis Bahrain;Abbas al-Samea, Sami Mushaima dan Ali al-Singace, atas tuduhan menyerang petugas polisi di wilayah al-Diah, Manama pada 3 Maret 2014.

 

Khatib Jumat Tehran lebih lanjut menyinggung perundingan damai Suriah yang akan digelar di Astana, ibukota Kazakhstan pada 23-24 Januari dan gencatan senjata di Suriah.

 

Ia menyatakan harapan bahwa perundingan tersebut akan menghasilkan gencatan senjata dan terbebasnya warga Suriah di desa al-Fu'ah dan Kafriya yang masih dikepung kelompok-kelompok teroris.

 

Hujjatul Islam Kazem Seddiqi juga menyinggung perayaan Dah-e Fajr Revolusi Islam bersamaan dengan momen kembalinya Imam Khomeini ra ke Iran pada tanggal 12 Bahman (1 Februari 1979).

 

12 Bahman (1 Februari) yaitu hari ulang tahun kembalinya Imam Khomeini ra ke Iran dan dimulainya Dah-e Fajr (10 Fajar Kemenangan,12-22 Bahman/1-11 Februari).

 

"Kemenangan Revolusi Islam Iran merupakan ledakan cahaya, mukjizat dunia Islam dan manifestasi dari kekuatan iman dan spiritual rakyat Iran yang telah mengguncang dasar dan pondasi kekuatan-kekuatan Timur dan Barat, "ujarnya.

 

Ia menjelaskan, kemenangan Revolusi Islam Iran menunjukkan jalan baru bahwa kita dapat bertindak tanpa harus bersandar pada kekuatan-kekuatan Timur dan Barat melalui slogan "tidak Timur dan Tidak Barat," di mana hasilnya, ummat manusia belum pernah mengalaminya.

 

Di bagian lain khutbahnya, Hujjatul Islam Kazem Seddiqi mengucapkan belasungkwa kepada para korban dan keluarga sejumlah petugas pemadam kebakaran menyusul runtuhnya gedung perdagangan Plasco di Tehran.

 

Gedung Plasco Tehran runtuh pada Kamis pagi setelah kebakaran besar terjadi di bangunan itu. Banyak petugas pemadam kebakaran terkubur di bawah puing-puing reruntuhan dan sejumlah orang juga dilaporkan tewas. (RA)