Khatib Jumat Tehran Sarankan Trump Fokus Urusan Domestik
Khatib shalat Jumat Tehran, menilai Arab Saudi bertanggung jawab atas pembunuhan, ketidakamanan dan kehancuran infrastruktur di Irak dan Yaman.
Ayatullah Mohammad Ali Movahedi Kermani dalam khutbahnya di Tehran, menanggapi komentar terbaru Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir, yang menuding Iran campur tangan dalam urusan internal Irak dan Yaman.
"Seluruh masyarakat dunia mengetahui kejahatan yang dilakukan sekarang oleh Saudi dan dukungan langsung negara itu di Irak, Yaman, Bahrain dan Suriah," ujarnya.
"Yakinlah bahwa jeritan rakyat Bahrain dan Yaman yang tertindas akan menggetarkan pilar-pilar kezaliman kalian (Saudi) dan meruntuhkannya," tandasnya.
Ayatullah Movahedi Kermani menegaskan, Saudi dan beberapa negara lain di kawasan dan trans-regional mengira bahwa dengan serangan militer, dapat menyingkirkan Presiden sah Suriah Bashar al-Assad, tapi kebijakan itu hanya membawa pertumpahan darah dan kehancuran.
Ia juga menyoroti kepemimpinan Donald Trump di Amerika Serikat dan menyarankan Turmp untuk fokus mengatasi masalah yang dihadapi warga Amerika ketimbang melanjutkan kebijakan yang keliru dan intervensi dalam urusan negara lain yang dilakukan oleh para pendahulunya.
"Presiden baru AS harus tahu bahwa orang-orang yang membela nyawa, harta dan kehormatannya adalah bukan teroris," tegasnya.
Ayatullah Movahedi Kermani juga menyarankan Trump untuk berkomitmen dengan hukum internasional. (RM)