Cari Solusi Krisis Suriah, Iran-Rusia Lakukan Diskusi
Ketua delegasi Republik Islam Iran untuk pembicaraan damai Suriah, melakukan pertemuan terpisah dengan perwakilan pemerintah Rusia dan Suriah di Astana, Kazakhstan, Selasa (14/2/2017) malam.
Kantor berita IRNA melaporkan, ketua delegasi Iran, Hossein Jaberi Ansari bertemu dengan Utusan Khusus Presiden Rusia untuk Suriah, Alexander Lavrentiev, membahas perkembangan terbaru di Suriah, tahapan pelaksanaan gencatan senjata dan langkah-langkah yang akan diambil dalam pembicaraan Astana.
Jaberi Ansari juga bertukar pandangan dengan ketua delegasi Suriah, Bashar al-Jaafari seputar konferensi internasional Astana.
Putaran ketiga pembicaraan damai Suriah di Astana rencananya akan digelar pada Rabu ini, tapi kemudian dipindahkan ke hari Kamis (16 Februari 2017) karena absennya kubu pemberontak bersenjata dan pemerintah Turki.
Pembicaraan damai Astana digelar atas inisiatif Republik Islam Iran serta kerjasama Rusia dan Turki dengan tujuan menciptakan perdamaian di Suriah.
Putaran pertama pembicaraan dilakukan pada tanggal 23-24 Januari lalu di ibukota Kazakhstan, dan untuk pertama kalinya delegasi pemerintah Suriah melakukan pembicaraan langsung dengan perwakilan pemberontak.
Agenda utama pertemuan itu adalah mempertahankan gencatan senjata, memerangi terorisme dan melakukan perundingan intra-Suriah antara pemerintah dan pemberontak.
Pekan lalu, tim ahli dari Rusia, Iran, Turki dan PBB melakukan pertemuan putaran kedua untuk membahas pelaksanaan kesepakatan, yang berhubungan dengan gencatan senjata, mekanisme pengawasan gencatan senjata dan langkah-langkah membangun kepercayaan.
Menurut keterangan Kementerian Luar Negeri Kazakhstan, putaran ketiga pembicaraan Astana akan dihadiri oleh delegasi dari Iran, Rusia, Turki, pemerintah Suriah, kubu pemberontak, utusan khusus PBB, Amerika Serikat dan Yordania.
Krisis Suriah pecah pada tahun 2011 setelah kelompok-kelompok teroris yang disponsori Amerika Serikat dan sekutunya, melancarkan serangan ke negara itu untuk menggulingkan pemerintahan konstitusional, yang dipimpin oleh Presiden Bashar al-Assad. (RM)