Qasemi: Penangangan Kasus Imam Musa Sadr, Sangat Urgen Bagi Iran
-
Qasemi, Hoora dan Imam Musa Sadr
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran menyinggung urgensi penanganan kasus Imam Musa Sadr dan orang-orang yang menyertainya, bagi Republik Islam Iran dan mengatakan, kasus ini selalu menjadi prioritas dalam agenda kerja Iran.
IRNA (26/2) melaporkan, Bahram Qasemi, Jubir Kemenlu Iran, Minggu (26/2) dalam pertemuan dengan Hoora Sadr, putri Imam Musa Sadr di Tehran berharap, dengan langkah bersama yang dilakukan Iran dan Lebanon, peluang pembebasan Imam Musa Sadr bisa terbuka.
Hoora Sadr dalam kesempatan itu menegaskan, krisis-krisis yang terjadi di kawasan dan seiring dengan berlalunya waktu, penanganan kasus penculikan Imam Musa Sadr tidak lagi menjadi prioritas negara-negara kawasan.
Ia menjelaskan, petinggi Lebanon hingga kini tidak menemukan bukti yang menunjukkan bahwa Imam Musa Sadr tewas atau gugur.
Imam Musa Sadr, pendiri Majelis Tinggi Syiah dan gerakan Amal, Lebanon bersama dua temannya pada tahun 1978 berkunjung ke Libya atas undangan resmi Moamar Ghaddafi, diktator negara itu dan sejak saat itu ia dikabarkan hilang dan belum ditemukan hingga sekarang. (HS)