Singapura dan Iran Jajaki Perluasan Kerjasama Bisnis
Menteri Senior Urusan Pertahanan dan Hubungan LN Singapura, Mohamad Maliki bin Osman, membahas isu-isu kepentingan bersama selama pertemuannya dengan pejabat tinggi Iran di Tehran, Selasa (4/4/2017) malam.
Kantor berita IRIB melaporkan, Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Morteza Sarmadi dalam pertemuan itu mengatakan, penghapusan sanksi telah menyediakan ruang untuk kerjasama antara Iran dan Singapura di segala bidang termasuk perdagangan dan ekonomi.
"Pasca pelaksanaan perjanjian nuklir, perusahaan asing dari berbagai negara telah mengumumkan kesiapan mereka untuk berinvestasi di Iran. Kesepakatan ini membuka jalan bagi kegiatan bisnis perusahaan-perusahaan Singapura di Iran, termasuk investasi di sektor energi," tambahnya.
Sarmadi juga menekankan tekad para pejabat Iran untuk memperluas hubungan dengan Singapura.
"Dengan menghapus hambatan potensial, kondisi untuk kerjasama ekonomi dan investasi akan tercipta lebih dari sebelumnya dan langkah yang paling utama di bidang itu adalah penguatan transaksi perbankan," tegasnya.
Di lain pihak, Mohamad Maliki juga mengumumkan kesiapan negaranya untuk meningkatkan hubungan dengan Republik Islam.
Ia menyuarakan harapan bahwa peluang untuk perluasan kerjasama ekonomi dan investasi perusahaan-perusahaan Singapura di Iran bisa segera terwujud.
Selain kerjasama ekonomi, lanjutnya, hubungan bilateral kedua negara juga dapat diperkuat di bidang budaya dan pendidikan serta pertukaran dosen dan mahasiswa.
Dia juga menggarisbawahi tekad pemerintah Singapura untuk menciptakan kemudahan bagi perluasan hubungan bilateral dan kerjasama dengan Republik Islam Iran. (RM)